97 Persen Jalan Kota Semarang Siap Dilalui Pemudik Lebaran 2026

waktu baca 2 menit
Minggu, 15 Mar 2026 13:19 20 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memastikan kondisi infrastruktur jalan di Kota Semarang siap menyambut arus mudik Lebaran 2026. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tingkat kemantapan jalan kota saat ini telah mencapai 97 persen sehingga diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas maupun yang hendak pulang ke kampung halaman melalui Kota Semarang.

Ia menjelaskan bahwa sejak awal tahun, Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah melakukan percepatan perbaikan di sejumlah titik strategis. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada kendala pada infrastruktur yang dapat menghambat mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

“Kondisi jalan kota saat ini sangat siap. Dari total 839 kilometer jaringan jalan di Kota Semarang, sekitar 97 persen sudah dalam kondisi mantap. Kami ingin masyarakat yang masuk ke Semarang merasa aman dan tidak khawatir terhadap kondisi jalan,” ujarnya, Jumat (13/3).

Untuk mencapai kondisi tersebut, pemerintah melakukan perbaikan jalan secara intensif melalui metode tambal sulam (patching). Sepanjang Januari hingga Februari, sebanyak 2.302 titik kerusakan jalan telah ditangani. Saat ini, pemerintah juga tengah menyelesaikan perbaikan pada 810 titik tambahan yang ditargetkan rampung sebelum puncak arus mudik.

“Total ada 3.112 titik penanganan jalan yang kami kerjakan secara masif sejak Januari menggunakan material hotmix berkualitas. Seluruh pekerjaan fisik kami targetkan selesai sebelum hari H agar tidak ada aktivitas perbaikan yang mengganggu arus lalu lintas,” jelasnya.

Selain memastikan kondisi jalan kota tetap optimal, Wali Kota juga menyoroti pentingnya kesiapan jalur alternatif serta koordinasi lintas sektor di pintu masuk utama Kota Semarang seperti Kaligawe dan Mangkang. Meski kedua titik tersebut merupakan jalan nasional, Pemkot Semarang tetap menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendukung kelancaran arus mudik.

“Koordinasi terus dilakukan agar antara jalan kota, provinsi, dan nasional bisa berjalan selaras. Kami juga menyiapkan jalur penyangga seperti Jalan Prof. Hamka, jalur Cangkiran, hingga wilayah Gunungpati sebagai alternatif bagi pemudik agar memiliki lebih banyak pilihan jalur yang kondisinya baik,” katanya.

Agustina turut mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemukan kerusakan jalan melalui kanal Lapor Semar. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat membantu pemerintah mempercepat penanganan di lapangan, terutama jika kerusakan terjadi akibat faktor cuaca.

“Kami terus memantau kondisi di lapangan, namun peran masyarakat juga sangat penting. Tim reaksi cepat telah disiagakan untuk segera menindaklanjuti setiap laporan. Harapannya, Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat menikmati momen kebersamaan dengan keluarga,” pungkasnya. (*)

LAINNYA
x