Pajak Daerah Semarang Capai Rp 2,64 Triliun, Dialokasikan untuk Kesehatan, Pendidikan, dan Transportasi Publik

waktu baca 2 menit
Kamis, 25 Des 2025 10:06 77 admin

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Kota Semarang menggelar acara “Semarang Bercerita” sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dan wajib pajak atas kontribusi mereka dalam pembangunan kota sepanjang tahun 2025.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar hiburan di kawasan pantai, melainkan simbol kebanggaan atas kemandirian fiskal daerah.

“Tahun 2025 di tanggal 19 Desember, realisasi pajak daerah mencapai 2,64 Triliun, sebuah capaian sekitar 85,44% yang menjadi fondasi kuat kemandirian fiskal Kota Semarang,” ujar Agustina pada Selasa (23/12) di POJ City, Semarang.

Agustina menekankan bahwa pencapaian ini menunjukkan ketangguhan Kota Semarang di tengah tantangan fiskal nasional. Ia memastikan bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk layanan publik nyata, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan.

“Kita ada 280 ribu orang yang mendapatkan layanan UHC, kalau sakit di Kota Semarang, itu berarti pergi saja ke rumah sakit atau Puskesmas terdekat. Yang tidak punya asuransi atau terlambat membayar BPJS akan di-cover oleh Pemerintah Kota Semarang,” tegasnya.

Selain kesehatan, Pemkot Semarang juga menyiapkan peningkatan jumlah sekolah gratis serta inovasi transportasi publik. “Transportasi kita akan mulai percobaan satu jalur dengan bis listrik di tahun 2026, dan para pekerja rentan serta guru dengan gaji kecil nanti kalau naik BRT tiketnya hanya seribu rupiah,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkot Semarang meluncurkan _Calendar of Event_ 2026 untuk mendukung pertumbuhan pariwisata. Hal ini sejalan dengan bertambahnya rute penerbangan internasional di Bandara Ahmad Yani.

“Semarang akan menjadi tujuan dari penerbangan internasional banyak sekali, artinya pariwisata semakin besar, berarti _calendar of event_-nya harus ditambah banyak,” kata Agustina.

Ia juga mengajak pengusaha dan masyarakat untuk berkolaborasi mengisi agenda kota agar wisatawan memiliki banyak pilihan hiburan.

“Semarang adalah rumah kita bersama, rumah yang baik bukan hanya untuk ditempati tetapi juga dijaga dan dirawat bersama,” pesannya.

Menutup sambutannya, Agustina menyampaikan terima kasih kepada seluruh wajib pajak atas kepercayaan dan kontribusi mereka.

“Membayar pajak adalah salah satu cara paling konkret untuk ikut merawat, memperbaiki, dan menguatkan rumah kita,” pungkasnya.

LAINNYA