Wapres Gibran dan Wagub Jateng tinjau Stasiun Tawang Semarang, pastikan pelayanan Nataru lancar dan revitalisasi heritage terjaga.
NALARMEDIA.COM – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau pelayanan di Stasiun Tawang Semarang pada Kamis (25/12).
Kunjungan ini dilakukan bertepatan dengan masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Sebelum tiba di Semarang, Wapres terlebih dahulu menyapa umat Kristiani yang merayakan Natal di Lapangan Pancasila, Kota Salatiga.
“Hari ini mendampingi Wakil Presiden dalam rangka Natal di Salatiga, lalu meninjau di Stasiun Tawang Semarang untuk meninjau kelancaran para pengguna kereta api,” ujar Taj Yasin mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Selain memastikan pelayanan transportasi berjalan lancar, peninjauan juga menyoroti progres revitalisasi Stasiun Tawang Semarang. Wapres berpesan agar proses revitalisasi tetap menjaga keaslian bangunan sebagai cagar budaya.
“Beliau (Wapres) berpesan untuk dikembalikan lagi ke heritage-nya lagi. Juga sekalian memastikan banjir yang biasanya melanda di Stasiun Tawang. Alhamdulillah sudah ditata rapi, pembuangan air juga sudah ada kolam retensi,” jelas Taj Yasin.
Ia menambahkan, secara umum perayaan Natal di Jawa Tengah berlangsung aman dan lancar. Puncak arus libur Natal terjadi pada 24 Desember, dengan kemungkinan peningkatan kembali menjelang pergantian tahun.
“Pantauan Natal, puncaknya kemarin sudah melebih target dan ada kemungkinan tiga hari lagi ada kenaikan lagi. Itu yang perlu kita antisipasi,” katanya.
Manajer Humas KAI Daop IV Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa fokus kunjungan Wapres adalah pelayanan di Stasiun Tawang, baik dari sisi fasilitas maupun kesiapan petugas.
“Tadi beliau melihat langsung fasilitas pelayanan kami termasuk proses di Stasiun Tawang. Beliau tadi juga menyapa penumpang yang menggunakan kereta api dari stasiun Tawang ini. Intinya beliau mengapresiasi atas layanan kereta api khususnya di Daop IV juga di Stasiun Tawang. Semoga bisa diikuti oleh stasiun lain dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Luqman, puncak pengguna kereta api pada masa libur Natal terjadi pada 24 Desember 2025 dengan jumlah penumpang lebih dari 30 ribu orang. Lonjakan ini dipicu oleh dimulainya libur sekolah.
“Nataru ini ada dua masa ya, libur Natal dan nanti Tahun Baru. Untuk libur Natal kemarin, lebih dari 30 ribu penumpang menggunakan kereta api. Sementara libur tahun baru kami perkirakan tanggal 28 akan ada peningkatan jumlah volume yang lebih kurang sama. Kota favorit yang menjadi tujuan adalah ke Jakarta dominan, Surabaya dan Yogyakarta,” jelasnya.