Genangan Surut, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang Percepat Normalisasi Jalur

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Jan 2026 14:41 31 Rudi Sidarta

NALARMEDIA.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang memastikan genangan air yang sempat terjadi di jalur kereta api petak Stasiun Pekalongan–Sragi telah surut. Saat ini, ketinggian air di lokasi terdampak dilaporkan sudah berada di bawah kepala rel.

Dengan kondisi tersebut, jalur kereta api di wilayah itu sudah dapat dilalui perjalanan kereta api. Namun, operasional masih diberlakukan pembatasan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam dengan pengawasan ketat dari petugas prasarana di lapangan.

Selanjutnya, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang memusatkan perhatian pada percepatan normalisasi jalur guna memastikan lintasan kembali aman dan andal untuk dilalui kereta api secara optimal.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa setelah genangan air surut, petugas prasarana langsung melakukan berbagai langkah teknis. Upaya tersebut meliputi perbaikan geometri rel agar kembali sesuai standar teknis, baik dari sisi ketinggian, kelurusan, kemiringan, maupun kestabilan jalur.

Dalam proses normalisasi, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang juga mengerahkan Kereta Perawatan Jalan Rel untuk mengoreksi penurunan rel, memperbaiki elevasi jalur, serta menyesuaikan ketinggian rel. Selain itu, alat berat seperti excavator turut digunakan untuk mendukung pekerjaan perbaikan di lapangan.

“Pasca surutnya genangan air, fokus kami saat ini adalah mempercepat normalisasi jalur agar dapat kembali beroperasi secara optimal dan aman. Untuk sementara, jalur sudah bisa dilalui dengan pembatasan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam,” ujar Luqman.

Ia berharap seluruh upaya tersebut dapat segera mengembalikan perjalanan kereta api berjalan normal seperti sediakala.

Sementara itu, sejak gangguan akibat genangan air terjadi pada Jumat (16/1) hingga Senin (19/1), tercatat sebanyak 108 perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan. Selain itu, 31 perjalanan lainnya harus dialihkan rutenya dan mengalami keterlambatan.

Selama periode tersebut, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang mencatat sebanyak 10.985 pelanggan terdampak telah dilayani melalui proses pembatalan tiket.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami berkomitmen mempercepat proses normalisasi dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api,” kata Luqman.

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang akan terus menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat seiring perkembangan penanganan di lapangan. Pelanggan diimbau untuk memantau informasi resmi melalui kanal media sosial PT Kereta Api Indonesia serta layanan Contact Center 121. (***)

LAINNYA