Dugderan Semarang Digelar Mulai Sabtu, Warga Diminta Cermati Pengalihan Jalan dan Area ParkirNALARMEDIA.COM – Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai Sabtu hingga Senin, 7–16 Februari 2026. Kegiatan tahunan ini dipusatkan di kawasan sekitar Alun-alun Masjid Agung Semarang, tepatnya di Jalan Ki Narto Sabdo, Kecamatan Semarang Tengah. Seiring pelaksanaan festival, sejumlah pengaturan lalu lintas dan kantong parkir telah disiapkan.
KBO Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Sujid Riyanto, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas diberlakukan selama rangkaian kegiatan Dugderan berlangsung. Penutupan jalan dilakukan di ruas Jalan Ki Narto Sabdo, mulai dari persimpangan lampu merah Hotel Metro hingga Jembatan Kali Semarang.
“Pengalihan arus lalu lintas diberlakukan selama Festival Dugderan, mulai 7 sampai 16 Februari 2026,” ujar Sujid, Kamis (5/2/2026).
Pengendara yang melintas di kawasan tersebut diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Alun-alun Timur, kemudian menuju sisi timur Alun-alun Pasar Johar. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, kepolisian telah menyiapkan empat lokasi kantong parkir, yakni Gedung Parkir Masjid Agung Kauman, Basement SCJ Matahari, Basement Alun-alun Pasar Johar, serta sepanjang Jalan Alun-alun Timur.
Sujid mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu dan arahan petugas selama pengalihan arus berlangsung. Ia juga mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama, terlebih pengaturan ini bertepatan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 yang berlangsung pada 2–15 Februari 2026.
Selain pengaturan lalu lintas, penyesuaian juga dilakukan pada layanan Bus Trans Semarang. Berdasarkan informasi dari akun resmi BLU UPTD Trans Semarang, terdapat perubahan rute pada Koridor 2 arah Sisemut (Ungaran), Koridor 3B, dan Koridor 4 arah Cangkiran mulai Kamis (5/2/2026) hingga Festival Dugderan berakhir.
Selama masa pengalihan, armada Trans Semarang tidak melintasi kawasan sekitar Pasar Johar, khususnya ruas Jalan KH Agus Salim menuju Alun-alun Johar. Terdapat tujuh halte yang sementara tidak beroperasi, yakni Halte Mataram, Halte Dargo, Rambu Taman MT Haryono, Rambu Pojok Jurnatan, Halte Plaza Center di Jalan KH Agus Salim, Rambu Alun-alun Johar, serta Halte BATA Johar di Jalan Pemuda.
Pihak Trans Semarang mengimbau penumpang yang ingin berkunjung ke Festival Dugderan agar turun di halte terdekat yang masih dilalui armada, seperti Halte Queen City di Jalan Pemuda.
Dengan adanya pengaturan lalu lintas dan transportasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan perjalanan serta menikmati rangkaian Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 dengan aman dan nyaman. (*)