Hujan Lebat Diprakirakan Turun di Sejumlah Wilayah Jateng, Termasuk Semarang dan MagelangNALARMEDIA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memprediksi sejumlah wilayah di Jawa Tengah akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Jumat (6/2/2026). Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang, Arif N, menyampaikan bahwa pada pagi hari kondisi cuaca umumnya berawan, dengan peluang hujan ringan di wilayah Pantura bagian timur.
“Pada pagi hari cuaca didominasi berawan, dengan hujan ringan berpotensi terjadi di Pantura timur,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan sampai sedang diperkirakan meluas di sebagian besar wilayah Jawa Tengah. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang berpotensi terjadi di kawasan pegunungan, dataran tinggi, serta wilayah utara Jawa Tengah dan sekitarnya hingga awal malam.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak lanjutan dari cuaca tersebut, termasuk banjir, tanah longsor, angin kencang atau puting beliung, sambaran petir, pohon tumbang, serta genangan air di sejumlah titik.
Adapun suhu udara di Jawa Tengah diprakirakan berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celcius, dengan tingkat kelembaban udara berada di rentang 60 hingga 95 persen.
Dalam periode prakiraan pukul 07.00 hingga 19.00 WIB, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di berbagai daerah, antara lain Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Semarang, Ungaran, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes, Salatiga, Temanggung, Kajen, Slawi, Ambarawa, Bumiayu, Majenang, hingga Mungkid.
Sementara itu, wilayah Cilacap, Kebumen, Purworejo, Sukoharjo, Wonogiri, dan Solo diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan menyesuaikan aktivitas, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana. (*)