
NALARMEDIA.COM – Komisi D DPRD Kota Semarang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Kota Semarang terkait rencana program dan kegiatan tahun 2026 di Gedung DPRD Kota Semarang, Jumat (13/2/2026).
Rapat dipimpin Ketua Komisi D Mualim, didampingi Wakil Ketua Sodri dan Sekretaris Swasti Aswagati, serta dihadiri anggota Komisi D lainnya.
Usai rapat, Sekretaris Komisi D Sodri menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi langkah penting untuk memastikan peningkatan mutu pendidikan, pemerataan akses, serta perbaikan sarana dan prasarana bagi masyarakat.
Ia juga menyoroti masih banyaknya kekosongan tenaga pendidik (tendik) dan rangkap jabatan kepala sekolah. Pihaknya meminta Dinas Pendidikan Kota Semarang segera menyelesaikan persoalan tersebut.
“Pendidikan adalah prioritas utama. Kekosongan tendik dan rangkap jabatan harus segera diselesaikan agar anak-anak kita mendapat pendidikan yang layak dan berkualitas,” ujarnya.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, sarana dan prasarana pendidikan juga perlu menjadi perhatian serius karena berperan langsung dalam menunjang efektivitas proses belajar mengajar.
“Jangan sampai sarana prasarana pendidikan terabaikan. Karena di beberapa daerah lain, kurangnya fasilitas seperti gedung rusak atau alat peraga minim, dapat menghambat proses belajar dan membuat siswa menjadi jenuh,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Muhammad Ahsan, menjelaskan bahwa RDP tersebut membahas Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Dinas Pendidikan Tahun 2026.
“Bahas seputar RKPD saja terkait prioritas, program dan kegiatan untuk satu tahun anggaran. Komisi D itu kan mitra Dinas Pendidikan Kota Semarang jadi kami lakukan koordinasi,” katanya.
Terkait kekosongan tendik dan jabatan kepala sekolah, Ahsan menyebut Pemerintah Kota Semarang telah mengukuhkan 112 guru sebagai kepala sekolah definitif untuk jenjang TK, SD, dan SMP Negeri pada 11 Desember 2025 di Balai Kota Semarang.
“Jadi untuk banyaknya kekosongan posisi Kepala sekolah sudah dilakukan pengisian belum lama ini,” pungkasnya. (*)