
Pemkab Rembang Manfaatkan Drone untuk Tingkatkan Efisiensi PertanianNALARMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Rembang terus mendorong modernisasi sektor pertanian dengan memanfaatkan teknologi drone untuk penyemprotan pestisida, pemupukan, dan perawatan tanaman di tengah tantangan efisiensi produksi.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, menjelaskan bahwa drone pertanian telah dioperasikan untuk membantu petani menyelesaikan tugas-tugas teknis di lahan dengan lebih cepat dan efektif dibandingkan metode manual. Saat ini, pemerintah daerah telah menyiapkan tujuh unit drone yang akan dioperasikan di berbagai wilayah Rembang, meliputi barat, tengah, dan timur kabupaten.


Agus menilai bahwa penggunaan drone dapat membantu petani menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan hasil produksi karena proses penyemprotan pestisida berjalan lebih cepat dan merata. Drone dirancang agar ketinggian terbang dan kekuatan semprotannya dapat disesuaikan dengan kondisi tanaman, sehingga tetap aman tanpa merusak struktur tanaman.
Sebelum dioperasikan, calon pilot drone mengikuti pelatihan khusus. Langkah ini memastikan penggunaan teknologi tersebut dilakukan secara profesional dan aman. Layanan drone juga tersedia secara sewa, dengan tarif sekitar Rp200 ribu per hektare, meskipun biaya tambahan untuk transportasi alat masih diperlukan.

Menurut petugas Unit Jasa Pelayanan Alsintan Kabupaten Rembang, permintaan layanan drone cukup tinggi terutama di lahan pertanian yang luas. Penyemprotan dengan drone dinilai sangat membantu terutama saat tanaman padi memasuki fase kritis seperti padi bunting tua, di mana nutrisi dan pengendalian hama menjadi kunci menjaga hasil panen.
Dengan langkah ini, Pemkab Rembang berharap adopsi teknologi modern seperti drone dapat menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian di daerah. (*)
