Bantuan Rumah Pemprov Jateng Akhiri Kecemasan Korban Tanah Gerak di Aribaya Banjarnegara

waktu baca 2 menit
Jumat, 13 Feb 2026 12:38 10 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Rasa cemas akibat bencana tanah gerak yang menghantui warga Dusun Bawang dan Pringamba, Desa Aribaya, Kecamatan Pagentan akhirnya mulai berkurang. Penyebabnya adalah bantuan relokasi rumah yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang kini telah memberikan hunian baru yang lebih aman bagi puluhan keluarga terdampak.

Salah satu penerima manfaat, Rumini (45), mengungkapkan kehidupan sebelum relokasi dipenuhi ketidakpastian. Rumahnya retak parah dan tak lagi layak huni setelah mengalami pergeseran tanah berkali-kali. Selama ini, ia terpaksa mengungsi dan tinggal berpindah-pindah karena takut bencana kembali terjadi.

Harapan baru hadir ketika Provinsi Jawa Tengah membangun 36 unit rumah di lokasi yang lebih aman sekitar satu kilometer dari area bencana. Dari jumlah tersebut, 29 unit dibangun melalui APBD dan tujuh unit lainnya melalui APBD Perubahan 2025. Rumah dibangun dengan konsep Rumah Susun Panel Instan (Ruspin) yang kokoh dan lingkungan permukiman yang tertata rapi, lengkap dengan jalan dan drainase.

Kini Rumini dan keluarganya merasa tenang menempati rumah baru tersebut. “Alhamdulillah rumahnya aman dan bisa ditempati,” ujarnya sambil tersenyum. Hal serupa juga dirasakan oleh warga lain seperti Wartono Saminem (50) dan Manisem (50) yang mengaku merasa lebih nyaman dan tidak lagi dihantui rasa takut setiap turun hujan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan, menjelaskan bahwa program relokasi ini dilakukan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Pemprov Jateng bertanggung jawab atas pembangunan rumah, sementara Pemkab Banjarnegara membantu penyediaan lahan yang aman bagi warga.

Program ini menjadi bukti komitmen Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dalam memberikan perhatian terhadap masyarakat terdampak bencana, tidak hanya sekadar memberikan bantuan sementara tetapi juga memastikan keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi mereka di masa mendatang. (*)

LAINNYA