Belasan Pohon Tumbang Disapu Cuaca Ekstrem, Pemkot Semarang Langsung Turunkan Tim Evakuasi

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Mar 2026 05:11 19 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) bergerak cepat menangani sejumlah pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut pada Minggu (8/3). Hingga pukul 17.58 WIB, tim teknis telah disebar ke berbagai wilayah, mulai dari Ring 1, Ring 2, hingga Ring 3 untuk memastikan akses jalan kembali lancar dan meminimalisir dampak kerusakan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan titik kejadian pohon tumbang tersebar di berbagai wilayah kota. Penanganan diprioritaskan pada lokasi yang berada di tepi jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas serta pada titik yang menimpa kendaraan maupun bangunan.

Menurutnya, beberapa lokasi seperti Jalan Kyai Saleh, Jalan Gajah Mada, Jalan Papandayan, hingga kawasan Pamularsih telah berhasil ditangani oleh petugas. Namun, sejumlah titik lainnya masih dalam proses penanganan, seperti di Jalan Thamrin.

Sementara itu, proses evakuasi di Jalan Kepodang kawasan Kota Lama sempat mengalami kendala akibat adanya portal besi yang menghambat akses alat berat. Di sisi lain, tim juga bergerak menuju beberapa lokasi tambahan, seperti Watulawang dan Mess Penerbad.

Untuk mempercepat proses pembersihan material pohon yang menimpa rumah maupun fasilitas umum, Disperkim mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki. Armada yang diterjunkan antara lain tujuh unit dump truck dan skylift, serta tujuh tim personel yang masing-masing beranggotakan sekitar tujuh hingga sepuluh orang.

Peristiwa angin kencang tersebut dilaporkan menyebabkan sejumlah kerusakan di beberapa titik, baik pada bangunan, kendaraan, maupun fasilitas umum. Bahkan terdapat laporan mengenai korban yang terdampak akibat pohon tumbang.

Sebagai langkah pencegahan ke depan, Pemkot Semarang terus melakukan pendataan dan perawatan vegetasi di ruang publik untuk meminimalisir potensi kejadian serupa. Upaya tersebut dilakukan melalui inventarisasi pohon yang rawan tumbang, perapian secara berkala, hingga penebangan pohon yang dinilai berpotensi membahayakan.

Selain itu, pemerintah kota juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintas di kawasan jalur hijau saat kondisi cuaca sedang buruk.

Pemkot Semarang juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media sosial dan media massa, agar warga lebih waspada terhadap potensi bencana seperti angin kencang, puting beliung, maupun hujan deras, serta menghindari berteduh di bawah pohon saat cuaca ekstrem terjadi. (*)

LAINNYA
x