Borobudur Diproyeksikan Jadi Pusat Aglomerasi Wisata Terbesar di Jateng

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Apr 2026 11:08 15 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat realisasi konsep aglomerasi wisata yang mengintegrasikan kawasan Candi Borobudur dengan destinasi unggulan lain di sekitarnya. Langkah ini diposisikan sebagai strategi besar untuk memperluas dampak ekonomi pariwisata hingga ke wilayah penyangga.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menilai pengembangan pariwisata tidak bisa lagi berjalan secara parsial. Menurutnya, konektivitas antar destinasi menjadi kunci agar wisatawan tidak hanya berkunjung ke satu titik, tetapi menjelajahi kawasan secara menyeluruh.

Dalam skema yang tengah disiapkan, Borobudur akan berperan sebagai pusat utama, sementara kawasan Kopeng dan Rawa Pening diproyeksikan sebagai destinasi pendukung yang menawarkan wisata alam, rekreasi, hingga aktivitas berbasis komunitas.

“Pengembangan kawasan harus terintegrasi. Dengan konsep aglomerasi, pergerakan wisatawan akan lebih luas dan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat,” ujar Luthfi dalam keterangannya.

Ia menegaskan, keberadaan Borobudur yang telah diakui UNESCO sebagai warisan dunia menjadi kekuatan utama dalam menarik wisatawan global. Namun demikian, potensi tersebut perlu diperluas agar manfaatnya tidak terpusat di satu lokasi saja.

Selain memperkuat konektivitas destinasi, pemerintah juga mendorong pengembangan event berskala nasional dan internasional. Kegiatan seperti Borobudur Marathon hingga festival budaya dinilai efektif dalam meningkatkan lama tinggal wisatawan sekaligus memperkuat citra kawasan.

Tak hanya sektor wisata, aglomerasi ini juga diarahkan untuk menggerakkan ekonomi kreatif, UMKM, serta sektor transportasi dan akomodasi di wilayah sekitar. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi diharapkan lebih merata dan berkelanjutan.

Saat ini, konsep tersebut masih dalam tahap pematangan melalui koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah. Pemerintah optimistis, jika terealisasi, aglomerasi Borobudur-Kopeng-Rawa Pening akan menjadi model pengembangan pariwisata terintegrasi di Indonesia.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Jawa Tengah dalam menjadikan pariwisata sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi daerah di masa mendatang. (*)

LAINNYA