Dilantik sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Kota Semarang, Nunung Sri Yanto Siap Aktifkan Gerakan Koperasi

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Feb 2026 18:37 25 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Nunung Sri Yanto resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Kota Semarang pada Selasa (3/2/2026). Usai pelantikan, ia menegaskan komitmennya untuk mendorong koperasi agar lebih dinamis, produktif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat.

Nunung menilai, Dewan Koperasi Indonesia tidak semestinya hanya berperan sebagai lembaga administratif, tetapi harus memiliki program-program nyata serta unit usaha mandiri yang dapat menopang kegiatan organisasi sekaligus memperkuat koperasi di daerah.

Menurutnya, Dekopin harus bergerak aktif dan tidak bersifat pasif. Keberadaan unit usaha sendiri dinilai penting agar organisasi mampu mendukung pengembangan koperasi secara berkelanjutan di Kota Semarang.

Penguatan koperasi daerah, lanjut Nunung, akan diselaraskan dengan program Koperasi Merah Putih yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dengan fokus pada penguatan ekonomi dari tingkat akar rumput. Oleh karena itu, setelah kepengurusan terbentuk, pihaknya akan segera menggelar rapat kerja guna merumuskan prioritas dan strategi pengembangan koperasi.

Selain aspek kelembagaan, Nunung juga menyoroti persoalan akses permodalan. Ia menyebut, keberadaan bank-bank kecil di Kota Semarang belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan koperasi. Untuk itu, Dekopin membuka peluang kerja sama dengan pengusaha nasional maupun internasional guna membentuk bank koperasi atau pusat layanan keuangan khusus bagi koperasi.

Ia berharap ke depan Kota Semarang memiliki lembaga keuangan khusus koperasi yang dapat memperkuat permodalan dan mendukung pertumbuhan usaha koperasi secara lebih optimal.

Dalam menjalankan programnya, Dekopin Kota Semarang juga akan menjalin sinergi dengan Dinas Koperasi Kota Semarang, koperasi primer dan sekunder, serta Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan. Kolaborasi lintas pihak dinilai menjadi kunci keberhasilan pengembangan koperasi.

Nunung turut menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan koperasi. Ia menegaskan bahwa koperasi harus dijalankan secara jujur dan transparan demi kepentingan masyarakat luas.

Ia mengingatkan, praktik penyimpangan seperti korupsi harus dihindari karena dapat merusak kepercayaan dan menghambat jalannya organisasi.

Sementara itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Sri Hartini, ST, memberikan arahan terkait pengembangan bisnis Koperasi Desa Merah Putih. Ia menekankan pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi para anggotanya.

Sri Hartini juga mendorong para pengurus untuk menyiapkan strategi usaha yang berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika pasar. Ia diketahui terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dekopinwil Jawa Tengah periode 2025–2030.

Melalui penguatan kelembagaan, akses permodalan, serta pengembangan unit usaha produktif, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat kelurahan dan desa serta menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan di Kota Semarang. (*)

LAINNYA