DPRD Ajak Warga Aktif Terlibat di Setiap Tahap Pembangunan Kota Semarang

waktu baca 2 menit
Rabu, 18 Feb 2026 10:45 8 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Semarang mendorong keterlibatan masyarakat secara lebih luas dalam proses pembangunan kota. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Suharsono.

Ia menegaskan bahwa pihaknya terus membuka ruang partisipasi publik, terutama dalam tahapan perencanaan pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota tidak dapat dilepaskan dari dukungan serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Suharsono menilai partisipasi masyarakat saat ini masih belum maksimal karena belum menyentuh seluruh tahapan proses pembangunan. Ia menekankan pentingnya pelibatan publik secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga evaluasi program.

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif DPRD Kota Semarang bertema “Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Kota Semarang” yang digelar di Gedung FISIP Universitas Diponegoro, Tembalang, Rabu (11/2/2026).

Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera tersebut, masyarakat juga memiliki peran dalam proses penyusunan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) hingga penetapan APBD. Keterlibatan itu dapat diwujudkan melalui forum diskusi publik maupun kegiatan lain yang menjadi sarana penyerapan aspirasi.

Ia menjelaskan, tahapan tersebut meliputi penyusunan RKPD melalui Musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan, penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), pembahasan bersama DPRD, hingga pengesahan Perda APBD. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan kota diharapkan lebih berkualitas dan berpihak pada kepentingan warga.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Semarang yang juga menjabat sebagai Penjabat Sekda, Budi Prakosa, menyampaikan bahwa masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi dalam proses perencanaan pembangunan. Selain itu, warga juga dapat melakukan pengawasan melalui kanal aduan resmi pemerintah kota agar setiap persoalan dapat segera ditindaklanjuti.

Ia menambahkan, setiap perencanaan pembangunan melalui tahapan berjenjang, dimulai dari tingkat RT/RW melalui Musrenbang, kemudian dilanjutkan dengan penetapan RKPD yang menjadi dasar penyusunan KUA hingga APBD.

Di sisi lain, Dekan FISIP Undip, Teguh Yuwono, menilai Kota Semarang kini telah berkembang menjadi kota berkelas dunia dengan destinasi yang dikenal hingga mancanegara, seperti kawasan Kota Lama yang tengah diajukan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut adanya perencanaan pembangunan yang matang agar kota tetap nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan. Pemerintah juga diharapkan responsif terhadap berbagai persoalan, seperti pengelolaan sampah dan pembangunan infrastruktur, demi mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan dan berhasil. (*)

LAINNYA