DPRD Apresiasi Langkah Pemkot Semarang Gelar Operasi Pasar Selama Ramadan

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Mar 2026 11:53 14 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Upaya Pemerintah Kota Semarang dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kota Semarang, Mararas Apuwara, menilai langkah pemerintah kota yang menggelar operasi pasar di ratusan titik merupakan kebijakan tepat untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Menurut Mararas, program operasi pasar yang digelar hingga 240 titik selama Ramadan menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjangkau bagi masyarakat.

Ia menyebut, kegiatan tersebut tidak hanya membantu menjaga stabilitas harga, tetapi juga memberi akses lebih mudah bagi warga untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil.

“Program seperti ini sangat penting karena mampu menekan gejolak harga di pasar sekaligus melindungi daya beli masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kota Semarang menggencarkan intervensi pasar melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama Satgas Pangan untuk menjaga stabilitas harga sembako menjelang Lebaran.

Dalam pelaksanaannya, operasi pasar dilakukan secara mobile menggunakan armada pasar keliling yang menyasar sejumlah wilayah permukiman warga. Setiap hari, kegiatan tersebut menjangkau beberapa titik berbeda agar semakin banyak masyarakat yang bisa memanfaatkan program tersebut.

Melalui kegiatan ini, berbagai komoditas kebutuhan pokok disalurkan langsung kepada masyarakat, di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, hingga bawang putih. Penyaluran langsung tersebut diharapkan mampu memotong rantai distribusi sehingga harga bahan pangan tetap stabil.

Langkah ini juga dinilai mampu membantu menekan kenaikan harga sejumlah komoditas yang sebelumnya sempat mengalami lonjakan di pasaran.

Mararas berharap program operasi pasar dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang hari besar keagamaan, tetapi juga ketika harga bahan pokok mulai menunjukkan potensi kenaikan.

Ia juga mendorong pemerintah untuk terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk distributor dan pelaku usaha pangan, sehingga distribusi kebutuhan pokok kepada masyarakat dapat berjalan lebih lancar.

Dengan langkah tersebut, diharapkan stabilitas harga pangan tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalani Ramadan hingga Lebaran dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok. (*)

LAINNYA
x