DPRD Kota Semarang Soroti Kebijakan Opsen PKB, Minta Evaluasi dan Sosialisasi

waktu baca 1 menit
Jumat, 27 Feb 2026 06:55 18 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Kebijakan penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Jawa Tengah mendapat sorotan DPRD Kota Semarang setelah memicu berbagai respons masyarakat. Banyak warga menyampaikan aspirasi dan keberatan karena besaran pajak dinilai memberatkan, sementara tujuan dan manfaat kebijakan belum tersampaikan secara jelas.

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Semarang, Syahrul Qirom, meminta pemerintah daerah mengkaji ulang kebijakan tersebut, terutama terkait penetapan nilai jual kendaraan bermotor (NJKB), serta meningkatkan komunikasi publik yang transparan.

“Kenaikan opsen PKB ini menimbulkan keresahan masyarakat. Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, kebijakan ini memberatkan. Oleh karena itu, pemerintah harus mengkaji kembali kebijakan tersebut serta melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat,” kata Syahrul, Kamis (26/2/2026).

Ia mengaku menerima banyak aspirasi dari wajib pajak kendaraan dan menegaskan pentingnya evaluasi serta dialog agar kebijakan tetap adil dan sesuai kemampuan masyarakat.

“Harus ada evaluasi. Selain itu masyarakat juga perlu disosialisasikan atas kebijakan tersebut,” pungkasnya. (*)

LAINNYA
x