Dukung UMKM, Ahmad Luthfi Kunjungi Pasar Takjil Ramadan di Wisma Perdamaian

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Mar 2026 11:39 12 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meninjau Pasar Takjil Ramadan 2026 yang digelar di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menghadirkan beragam kuliner dari berbagai daerah yang dipasarkan oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Saat berkeliling melihat stan-stan yang ada, Luthfi terlihat membeli beberapa jenis makanan, seperti roti bakar, pecel Madiun, sate, hingga dimsum. Di sela-sela kunjungannya, ia juga menyempatkan diri menyapa serta berbincang dengan para pelaku UMKM yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.

Pasar takjil tersebut tampak dipadati masyarakat yang mencari hidangan untuk berbuka puasa. Sejumlah stan bahkan terlihat ramai dengan antrean pembeli.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menyampaikan, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat sebagai konsumen secara langsung.

“Pasar takjil ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya sekaligus berinteraksi langsung dengan konsumen,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong peningkatan transaksi bagi pelaku UMKM, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga setelah bulan puasa berakhir.

“Harapannya transaksi tidak hanya berlangsung selama kegiatan ini, tetapi juga dapat terus berlanjut setelah Ramadan,” kata Sumarno.

Ketua DPW Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Jawa Tengah, Berty Dyah Rahmana menjelaskan, Pasar Takjil Ramadan tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni pada 9 hingga 11 Maret 2026, setiap pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya datang untuk melihat-lihat, tetapi juga membeli serta mendukung produk UMKM yang ditawarkan di sini,” ujarnya.

Selain menyediakan berbagai pilihan kuliner, kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah layanan sosial bagi masyarakat, seperti cukur rambut gratis dan layanan kesehatan.

Salah satu mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Sinta mengaku senang dengan adanya pasar takjil tersebut karena lokasinya cukup dekat dengan kampus.

“Senang karena lokasinya dekat dari kampus. Jadi setelah kuliah bisa langsung mampir membeli takjil. Pilihan kulinernya juga beragam,” ujarnya.

Ia pun berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada Ramadan mendatang dengan pilihan kuliner yang lebih banyak.

“Semoga tahun depan bisa diadakan lagi dan pilihan jajanannya semakin banyak serta lebih meriah,” katanya. (*)

LAINNYA
x