Festival Balon Tambat Pekalongan Kian Kreatif, Tradisi Terjaga Tanpa Ganggu Penerbangan

waktu baca 2 menit
Selasa, 31 Mar 2026 10:33 6 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM — Festival Balon Udara Tambat Pekalongan 2026 kembali digelar meriah sekaligus menjadi solusi untuk menyalurkan tradisi masyarakat secara aman tanpa mengganggu keselamatan penerbangan.

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, mengatakan gelaran ini tidak hanya memperindah langit kota, tetapi juga menjadi langkah efektif menekan praktik balon udara liar yang kerap muncul saat Lebaran. (Jawa Tengah)

Ia menilai, kualitas penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi kreativitas peserta maupun penataan lokasi acara. Balon-balon yang ditampilkan hadir dengan beragam bentuk dan motif unik, mencerminkan ide kreatif masyarakat yang semakin berkembang. (Jawa Tengah)

Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi. Ribuan warga memadati Stadion Hoegeng untuk menyaksikan festival, bahkan sebagian tidak tertampung di dalam area. Hal ini menunjukkan bahwa event tersebut semakin diminati dari tahun ke tahun. (Jawa Tengah)

Meski demikian, pemerintah masih menemukan adanya balon udara liar yang diterbangkan di sejumlah wilayah. Wali kota pun kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melepas balon tanpa kendali karena berpotensi membahayakan, terlebih jika disertai petasan.

“Tradisi ini harus dilestarikan dengan cara yang aman. Balon liar bisa membahayakan penerbangan dan juga keselamatan masyarakat,” tegasnya. (Jawa Tengah)

Sebagai alternatif, festival balon tambat dinilai menjadi solusi terbaik. Dalam konsep ini, balon tetap diterbangkan namun dalam kondisi terikat, sehingga tidak mengganggu jalur penerbangan dan tetap aman untuk dinikmati.

Dari sisi keselamatan, AirNav Indonesia mencatat adanya penurunan signifikan laporan balon liar dari pilot, dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menjadi indikasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan ruang udara. (Jawa Tengah)

Dijelaskan pula, wilayah udara Pekalongan merupakan salah satu jalur penerbangan padat nasional yang dilalui pesawat menuju berbagai kota besar di Indonesia. Karena itu, keberadaan balon liar sangat berisiko dan harus dihindari. (Jawa Tengah)

Melalui festival ini, pemerintah berharap tradisi menerbangkan balon tetap bisa dilestarikan, namun dengan cara yang lebih tertib, aman, dan memberikan nilai tambah sebagai atraksi budaya sekaligus wisata daerah. (*)

LAINNYA
x