Gubernur Ahmad Luthfi Abadikan Momen Kebersamaan Wapres Gibran dan Pengungsi

waktu baca 2 menit
Sabtu, 7 Feb 2026 10:00 12 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Di sela-sela agenda peninjauan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, terselip momen tak terduga yang mengundang senyum warga. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tampak mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat mengunjungi lokasi pengungsian.

Berlokasi di Pondok Pesantren Al Adalah 2 yang sementara difungsikan sebagai tempat pengungsian, Ahmad Luthfi secara spontan mengambil peran sebagai fotografer dadakan. Ia mengabadikan kebersamaan Wapres Gibran dengan warga terdampak bencana.

Momen tersebut terjadi seusai Wapres Gibran menyampaikan arahan dan pesan kepada para pengungsi, Jumat (6/2/2026). Ketika Gibran hendak berpamitan dan berdiri bersama pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah, sejumlah warga menyampaikan permintaan foto bersama.

“Pak, foto dulu Pak,” teriak seorang warga dari tengah kerumunan.

Menanggapi hal itu, Ahmad Luthfi tanpa ragu mengambil ponsel milik warga dan berdiri di depan rombongan. Dengan santai, ia mengarahkan posisi orang-orang yang akan difoto.

“Biar rapi, maju sedikit. Nah, senyum,” ucapnya sambil memotret.

Aksi spontan tersebut sontak mencairkan suasana. Warga tampak terkejut sekaligus senang karena Gubernur Jawa Tengah turun langsung mengabadikan momen kebersamaan mereka dengan Wakil Presiden.

Canda dan tawa pun terlihat dari para pengungsi, pengasuh pondok pesantren, hingga pejabat yang hadir. Wapres Gibran juga melayani permintaan foto bersama warga dengan penuh keakraban.

Dalam kesempatan itu, Gibran kembali menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan keselamatan serta pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana.

“Kita pastikan pengungsian aman dan kebutuhan warga tercukupi. Yang paling utama sekarang adalah keselamatan,” ujar Gibran.

Kunjungan ke Pondok Pesantren Al Adalah 2 menjadi bagian dari rangkaian agenda Wapres Gibran di Kabupaten Tegal, setelah sebelumnya meninjau langsung lokasi tanah bergerak dan sejumlah posko pengungsian warga terdampak. (*)

LAINNYA