
NALARMEDIA.COM — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengajak masyarakat untuk meneladani sosok almarhum KH Dalhar yang dinilai telah mewariskan nilai-nilai persatuan hingga semangat nasionalisme.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi saat menghadiri Haul ke-66 KH Dalhar di Pondok Pesantren Darussalam Watucongol, Muntilan, Kabupaten Magelang, Senin (6/4).
Acara tersebut dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah sebagai bentuk penghormatan kepada ulama yang juga dikenal sebagai pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Gubernur Ahmad Luthfi, KH Dalhar bukan hanya mengajarkan ilmu keislaman, tetapi juga menanamkan bagaimana nilai-nilai tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyebut, KH Dalhar juga merupakan sosok pejuang yang mengajarkan pentingnya persatuan, kesatuan, nasionalisme, serta semangat bela negara.
“Haul ini menjadi bentuk penghormatan kepada kiai pendiri bangsa. Ada nilai persatuan dan kesatuan yang harus kita teladani, termasuk kesederhanaan yang melekat pada diri beliau,” ujarnya.
Gubernur Ahmad Luthfi menambahkan, peringatan haul tersebut menunjukkan besarnya pengaruh KH Dalhar dalam menumbuhkan semangat persatuan di kalangan santri dan masyarakat. Hal itu terlihat dari kehadiran jemaah yang datang tidak hanya dari Magelang atau Jawa Tengah, tetapi juga dari berbagai daerah lain seperti Jawa Timur, Jawa Barat, hingga luar Pulau Jawa.
Selain itu, kegiatan haul juga memberikan dampak positif secara sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Ini bagian dari upaya melestarikan tradisi. Di kawasan Watucongol saja, ratusan UMKM terlibat, sehingga menciptakan perputaran ekonomi bagi warga,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai pesantren memiliki peran penting dalam membangun kesadaran nasionalisme dan semangat antipenjajahan.
“KH Dalhar bersama Ponpes Darussalam Watucongol telah melahirkan banyak tokoh dari kalangan santri. Pesantren juga menjadi ruang pemersatu karena di dalamnya terdapat keberagaman latar belakang yang diajarkan untuk hidup dalam toleransi, kebersamaan, dan persatuan,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa di tengah dinamika global saat ini, persatuan dan kebersamaan menjadi modal utama yang harus dijaga.
“Mbah Dalhar adalah tokoh yang selalu mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya,” pungkasnya. (*)