Gubernur Ahmad Luthfi Gerak Cepat Tangani Banjir Pekalongan dengan Pompa dan Logistik

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Feb 2026 12:33 10 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mempercepat upaya penanggulangan banjir yang terjadi di Kota dan Kabupaten Pekalongan dengan berbagai langkah darurat. Instruksi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, kepada jajaran terkait menekankan pentingnya penanganan kondisi ini secara terpadu dan tepat sasaran untuk memastikan keselamatan warga terdampak.

Pemprov Jateng telah menerjunkan belasan unit pompa air untuk membantu mempercepat surutnya genangan. Selain itu, bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah telah disalurkan kepada warga yang terkena dampak banjir. Bantuan ini mencakup kebutuhan dasar seperti makanan, peralatan evakuasi, sandang, hingga perlengkapan keluarga.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catur Penanggungan, menjelaskan bahwa bantuan awal telah diberikan sejak 7 Januari 2026, dengan total mencapai ratusan juta rupiah untuk kedua wilayah, yakni Kota dan Kabupaten Pekalongan. Pemprov Jateng terus menyalurkan bantuan melalui Dinas Sosial, BPBD, serta instansi lain yang terlibat.

Selain pompanisasi, Pemprov Jateng juga melakukan penanganan darurat lain seperti peninggian tanggul darurat dengan sandbag bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk TNI dan Polri. Upaya ini dilakukan untuk mencegah meluasnya genangan di titik-titik yang rentan.

Menurut penjelasan pihak berwenang, banjir di Pekalongan sulit surut karena curah hujan yang tinggi dan limpasan air dari Sungai Sengkarang serta Sungai Meduri, ditambah kondisi geografis wilayah yang berada di cekungan sehingga menyulitkan aliran keluar air.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, menyatakan bahwa sejak awal Pemprov Jateng telah memberikan perhatian khusus kepada korban banjir, termasuk dukungan logistik dan pelayanan yang dibutuhkan pengungsi. Pemerintah berkomitmen terus hadir untuk mendampingi masyarakat sampai proses pemulihan berjalan dan kondisi kembali normal. (*)

LAINNYA