HMI Semarang Periode 2026–2027 Resmi Dilantik, Fokus Ekonomi Kreatif dan Advokasi Gender

waktu baca 2 menit
Rabu, 18 Feb 2026 12:30 11 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2026–2027 dalam acara yang digelar di Wisma Perdamaian, Minggu (15/2). Momentum ini menjadi awal komitmen organisasi untuk menghadirkan gerakan yang lebih adaptif dan solutif terhadap tantangan zaman.

Ketua Umum HMI Cabang Semarang, Nabil Muallif, menegaskan bahwa dengan jumlah sekitar 5.000 kader, HMI harus melampaui sekadar kemampuan berorasi. Ia mendorong kader untuk mulai menguatkan kemandirian ekonomi sebagai bagian dari gerakan mahasiswa.

Menurutnya, penguatan sistem perkaderan dan pengembangan unit bisnis berbasis kader menjadi program prioritas. Ekonomi kreatif disebut sebagai arah baru pergerakan, terinspirasi dari figur seperti Sandiaga Uno dan Dico Ganinduto yang berhasil mengembangkan sektor tersebut.

Di Kota Semarang, basis kekuatan HMI tersebar di tiga koordinator komisariat besar, yakni Diponegoro, UIN Walisongo, dan Sultan Agung. Ribuan kader ini diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kohati Cabang Semarang menaruh perhatian besar pada isu pemberdayaan perempuan dan kesadaran gender. Ketua Kohati, Dhaifina Khafifah, menyampaikan pentingnya membangun kepercayaan diri perempuan dalam ruang aktivisme.

Kohati mengusung empat pilar utama, yaitu pendidikan, ekonomi, pemberdayaan perempuan, dan keislaman. Berbagai program konkret disiapkan, mulai dari pelatihan hingga sekolah advokasi.

Selain itu, Kohati juga menyelenggarakan pelatihan kader sensitif gender yang terbuka untuk umum guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang isu gender.

Pelantikan ini mengangkat tema tanggung jawab sejarah dalam menjawab persoalan umat dan bangsa. Dengan kepengurusan baru, HMI Cabang Semarang bertekad menjaga relevansi sebagai organisasi mahasiswa tertua di Indonesia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. (*)

LAINNYA