Jelang Idulfitri, DPRD Semarang Minta Pemkot Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil

waktu baca 2 menit
Kamis, 12 Mar 2026 06:39 11 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – DPRD Kota Semarang mendorong pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Upaya tersebut dinilai penting karena permintaan masyarakat biasanya meningkat menjelang perayaan Lebaran.

Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Mararas Apuwara, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian guna membahas kesiapan pemerintah dalam menghadapi lonjakan kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa momentum Lebaran setiap tahunnya selalu diiringi dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah perlu memastikan ketersediaan pasokan serta menjaga agar harga bahan pokok tetap stabil.

“Dalam rapat tadi kami membahas kesiapan menjelang Lebaran. Permintaan masyarakat pasti meningkat, sehingga pemerintah perlu menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan bahan pokok tetap aman,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Semarang berencana menggelar program pasar murah dalam waktu dekat. Program ini menjadi salah satu upaya untuk menekan kenaikan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar guna memastikan tidak terjadi praktik penimbunan barang yang dapat memicu lonjakan harga.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan tidak ada pihak yang menimbun barang sehingga harga melonjak,” jelasnya.

Mararas juga menyoroti potensi pengaruh situasi geopolitik global terhadap harga energi dan kebutuhan pokok di dalam negeri. Menurutnya, konflik internasional dapat memengaruhi jalur distribusi energi yang pada akhirnya berdampak pada harga barang.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk memperkuat koordinasi dengan lembaga seperti Bulog guna menjaga ketersediaan cadangan pangan.

Ia menilai berbagai langkah antisipatif yang telah dilakukan Pemerintah Kota Semarang, termasuk penyelenggaraan pasar murah di berbagai wilayah, merupakan bentuk upaya nyata untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga menjelang Lebaran.

“Program pasar murah yang akan digelar di ratusan titik ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat,” katanya. (*)

LAINNYA
x