Kinerja Industri dan Pariwisata Jateng Diapresiasi, Gubernur Jawa Tengah Tegaskan Penguatan Sinergi

waktu baca 2 menit
Sabtu, 21 Feb 2026 09:32 4 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Sejumlah anggota Komisi VII DPR RI mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di sektor industri dan pariwisata. Hal itu disampaikan dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR di kompleks Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Jumat (20/2/2026).

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menilai Jawa Tengah berperan strategis sebagai pusat pertumbuhan sekaligus penopang transformasi ekonomi nasional.

“Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi besar di sektor industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Keberadaan Kawasan Industri Terpadu Batang dan Kawasan Industri Kendal menjadikan Jawa Tengah sebagai simpul penting pengembangan industri baru di Pulau Jawa,” katanya.

Wakil Ketua Komisi VII DPR lainnya, Evita Nursanty, juga mengapresiasi peningkatan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB 2022–2025.

“Luarbiasa loh Jawa Tengah ini meningkat, tentu ini tidak lepas dari dampak positif rute penerbangan langsung dari Singapura, Kuala Lumpur ke Semarang,” ujarnya.

Pada 2025, sektor pariwisata menyumbang 3,74 persen terhadap PDRB Jawa Tengah, dengan kenaikan daerah tujuan wisata sekitar 32 persen sejak 2022.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan terima kasih atas dukungan Komisi VII DPR RI dan menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kunjungan kerja reses Komisi VII DPR ke Provinsi Jawa Tengah. Kehadiran Bapak/Ibu menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat sinergi antara pusat dengan daerah,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga pada penguatan sektor lain seperti industri dan pariwisata. Pemprov Jateng saat ini mengembangkan lebih dari 1.000 desa wisata serta memperkuat destinasi unggulan seperti Borobudur dan Rawa Pening.

“Kami optimistis dengan dukungan infrastruktur dan konektivitas yang semakin baik, sektor pariwisata akan terus berkembang dan menjadi pengungkit ekonomi daerah,” ujarnya. (*)

LAINNYA