Pemkot Semarang Perbaiki Jalan Berlubang di Sejumlah Titik Kota

waktu baca 2 menit
Selasa, 27 Jan 2026 10:25 41 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai menambal jalan-jalan berlubang di sejumlah ruas jalan di Kota Semarang.

Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, mengatakan perbaikan ini dilakukan sebagai respons atas banyaknya laporan dari warga terkait kondisi jalan yang rusak.

“Banyak aduan masyarakat soal jalan berlubang, jadi ini menjadi tanggung jawab kami dan langsung kami tindak lanjuti,” ujar Suwarto, Senin (26/1).

Ia menyebutkan, beberapa titik yang diprioritaskan untuk segera diperbaiki antara lain Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Prof Hamka Ngaliyan karena banyaknya keluhan dari pengguna jalan.

Menurut Suwarto, penambalan dilakukan berdasarkan skala prioritas. Ia juga menjelaskan bahwa aspal jenis AC-WC sebagai lapisan paling atas tidak bisa disimpan terlalu lama sehingga harus segera digunakan.

Penambalan jalan dimulai pada Senin, 26 Januari 2026. DPU berharap stok aspal yang tersedia masih cukup untuk melanjutkan perbaikan di titik lainnya.

Suwarto mengakui cuaca menjadi kendala utama, terutama saat hujan deras. Namun jika perbaikan ditunda, kondisi jalan berlubang justru bisa membahayakan keselamatan pengendara.

“Kita tidak bisa menunggu musim hujan selesai karena lubangnya sudah banyak. Aspal memang bersuhu tinggi dan masih aman digunakan, tapi memang lebih baik saat tidak hujan,” jelasnya.

Untuk perbaikan jalan rusak secara menyeluruh, DPU telah menyiapkan anggaran sebesar Rp50 miliar. Pengerjaan akan dilakukan oleh pihak ketiga melalui proses lelang.

“Targetnya lelang bisa dilakukan Februari atau awal Maret, sehingga pengerjaan bisa dimulai setelah musim hujan, sekitar Maret atau April,” katanya.

Selain itu, Pemkot Semarang juga akan memperbaiki jalan penghubung antarwilayah seperti arah Demak, Ungaran, dan Kendal. Beberapa ruas akan diperbaiki dengan pengecoran beton maupun penambahan lapisan aspal.

Suwarto menambahkan, anggaran Rp50 miliar memang belum cukup untuk memperbaiki seluruh jalan di Kota Semarang. Namun pihaknya tetap memprioritaskan jalan yang kondisinya paling mendesak, termasuk jalan di wilayah pinggiran kota yang membutuhkan perbaikan struktur sebelum dilapisi aspal. (***)

LAINNYA