Porprov Jateng 2026 Diproyeksikan Dongkrak Ekonomi Semarang Raya

waktu baca 2 menit
Minggu, 5 Apr 2026 19:44 3 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapan dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XVII tahun 2026. Ajang ini diharapkan mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di kawasan Semarang Raya sebagai tuan rumah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyampaikan bahwa Porprov bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga momentum strategis untuk menggerakkan sektor ekonomi masyarakat. Hal itu ia sampaikan di sela Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Nasional Olahraga Indonesia Jawa Tengah Tahun 2026 yang digelar di Semarang, Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, penyelenggaraan Porprov dapat melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti pelaku UMKM, pengusaha, hingga pedagang lokal. Kehadiran atlet, ofisial, dan penonton diyakini akan menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan di daerah tuan rumah.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yasin tersebut.

Terkait efisiensi anggaran, ia menjelaskan bahwa kebutuhan pembiayaan Porprov telah dirancang sejak tahun 2024. Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan tinggal memaksimalkan alokasi dana yang telah disepakati, baik yang bersumber dari APBD maupun sumber pendanaan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yasin juga memberikan motivasi kepada pengurus cabang olahraga tingkat provinsi serta pengurus KONI kabupaten/kota untuk mempersiapkan diri secara optimal. Rakerprov ini menjadi bagian penting dalam menyukseskan Porprov 2026 sekaligus langkah awal menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Sudjarwanto Dwiatmoko, mengungkapkan bahwa forum Rakerprov akan membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan Porprov, mulai dari penentuan jadwal, cabang olahraga yang dipertandingkan, hingga kategori pertandingan.

Selain itu, forum juga akan membicarakan rencana tuan rumah Porprov 2030. Hingga kini, terdapat dua wilayah yang telah menyatakan kesiapan, yakni Karesidenan Kedu dan Pekalongan.

Terkait kesiapan Semarang Raya sebagai tuan rumah Porprov 2026, Sudjarwanto menilai seluruh daerah yang terlibat—meliputi Kota Semarang, Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Demak—telah menunjukkan kesiapan yang cukup matang. Pembagian tugas antarwilayah telah disepakati, termasuk kesiapan venue dan perencanaan teknis lainnya.

“Hari ini kita menegaskan kesiapan tersebut sekaligus memastikan timeline pelaksanaannya,” pungkasnya. (*)

LAINNYA