Ramadan Berbagi, Pemprov dan Baznas Jateng Salurkan 8.000 Paket Sembako Senilai Rp2 Miliar

waktu baca 2 menit
Sabtu, 14 Mar 2026 10:04 13 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah telah menyalurkan sebanyak 8.000 paket sembako dengan total nilai mencapai Rp2 miliar.

Bantuan tersebut bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), yang sebagian besar berasal dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Terbaru, sebanyak 600 paket sembako dibagikan kepada para penerima manfaat yang terdiri dari pedagang kaki lima, penyapu jalan, tukang parkir, panti asuhan, hingga marbot masjid dan musala di sekitar Kantor Gubernur. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sekretaris Daerah Jateng Sumarno, serta Ketua Baznas Jateng Ahmad Daroji di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat, 13 Maret 2026.

“Karena ini mau Lebaran, agar semua orang juga bisa bungah (gembira) menyambut Lebaran, maka ada ide dari Gubernur Jawa Tengah untuk memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Hari ini kami menyalurkan 600 paket,” kata Ketua Baznas Jateng Ahmad Daroji.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan sembako tersebut disambut dengan antusias oleh para penerima manfaat. Mereka menyampaikan rasa syukur karena bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan menjelang Lebaran.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan merupakan bagian dari upaya memperkuat ikatan sosial antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jawa Tengah untuk melakukan kegiatan serupa di sekitar kantor masing-masing, sehingga hubungan antara birokrasi dan masyarakat semakin dekat.

“Sebelumnya juga sudah ada kegiatan dari Dinas Pertanian dan Peternakan yang memberikan bantuan kepada supeltas, tukang parkir, penjaga masjid, hingga penjaga makam di wilayah Ungaran dan Banyumanik,” ujarnya.

Manfaat bantuan sembako tersebut dirasakan langsung oleh para penerima. Salah satunya Sunadi, seorang petugas kebersihan yang bekerja di kawasan Jalan Dr. Sutomo dan Menteri Supeno.

“Alhamdulillah. Senang dan sangat membantu. Bisa buat Lebaran,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Maryanto, warga asal Sragen yang sehari-hari berjualan kerupuk di Kota Semarang. Ia mengaku bersyukur mendapatkan bantuan sembako berupa beras, mi instan, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya.

“Ini sangat bermanfaat, saya bawa pulang untuk keluarga,” katanya. (*)

LAINNYA
x