Setahun Kepemimpinan Luthfi–Taj Yasin, Program Speling Jangkau 88.979 Masyarakat

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Feb 2026 11:37 6 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Menjelang satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, program Dokter Spesialis Keliling (Speling) menunjukkan capaian signifikan. Hingga kini, layanan tersebut telah menjangkau 891 desa di 398 kecamatan dan memberikan pelayanan kepada 88.979 warga.

Program Speling pertama kali diluncurkan pada Maret 2025 sebagai salah satu program prioritas pasangan Ahmad Luthfi–Taj Yasin. Melalui program ini, para dokter spesialis turun langsung ke desa-desa untuk memberikan pemeriksaan serta konsultasi kesehatan secara gratis. Secara keseluruhan, program ini menargetkan 1.278 desa di Jawa Tengah.

“Jawa Tengah sudah memberikan dukungan penuh terhadap program cek kesehatan gratis,” ujar Ahmad Luthfi saat mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas Pandanaran, Kota Semarang, Selasa (10/2/2026).

Selain pemeriksaan kesehatan umum, Speling juga menghadirkan layanan pemeriksaan penyakit tertentu oleh dokter spesialis. Layanan tersebut meliputi deteksi tuberkulosis (TBC), pemeriksaan kanker serviks, layanan antenatal care (ANC) bagi ibu hamil, pemeriksaan kesehatan bagi penyandang disabilitas, hingga layanan kesehatan jiwa oleh psikiater.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah per 9 Februari 2026 mencatat, sebanyak 88.979 warga telah menerima layanan Speling. Rinciannya, 11.777 ibu hamil mendapatkan layanan ANC, 4.230 perempuan menjalani pemeriksaan kanker serviks, 24.997 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan jiwa, serta 39.031 orang menjalani skrining tuberkulosis. Selebihnya mendapatkan pemeriksaan untuk berbagai penyakit lainnya.

Dalam pelaksanaannya, Speling juga terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi pemerintah pusat. Sepanjang 2025, tercatat 13.789.318 warga Jawa Tengah memanfaatkan layanan CKG. Sementara hingga 9 Februari 2026, jumlah penerima manfaat telah mencapai 1.045.924 orang.

Ahmad Luthfi menilai, kesadaran masyarakat Jawa Tengah untuk memeriksakan kesehatan terus meningkat. Menurutnya, program dokter spesialis keliling menjadi andalan dalam memastikan masyarakat desa memperoleh akses langsung ke layanan dokter spesialis. Ia juga menyebut capaian CKG di Jawa Tengah saat ini menempati peringkat pertama secara nasional.

Di sisi lain, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa Program Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto yang telah berjalan sejak tahun lalu. Pada 2026, program tersebut tidak hanya sebatas pemeriksaan, tetapi juga mencakup pemberian pengobatan secara langsung setelah diagnosis ditegakkan.

Ia mengingatkan pentingnya pengendalian penyakit seperti hipertensi dan diabetes agar tidak menimbulkan komplikasi serius, termasuk gangguan jantung. Menurutnya, deteksi dan penanganan dini menjadi kunci untuk menjaga kualitas kesehatan masyarakat. (*)

LAINNYA