Stok Elpiji Jateng Melimpah, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Aman hingga Enam Kali Kebutuhan

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Apr 2026 16:31 3 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan bahwa ketersediaan gas elpiji di wilayahnya dalam kondisi aman dan mencukupi. Hingga 7 April 2026, stok elpiji tercatat mencapai 14.833 metrik ton, atau sekitar enam kali lipat dari kebutuhan normal masyarakat.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan hal tersebut saat melakukan peninjauan di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Wijaya Sarana Grasindo, Kabupaten Karanganyar, Rabu (8/4/2026).

Ia memastikan bahwa kondisi stok elpiji saat ini sangat mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan. Luthfi juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum seperti penimbunan.

Menurutnya, pemerintah terus melakukan pengawasan terhadap distribusi elpiji, khususnya elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram. Pengawasan ini dilakukan bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah guna memastikan penyaluran tepat sasaran.

Elpiji subsidi, lanjutnya, diprioritaskan untuk rumah tangga kurang mampu, nelayan kecil dengan kapal di bawah 5 GT, petani penggarap, serta pelaku usaha mikro. Ia menegaskan bahwa penggunaan elpiji 3 kg oleh sektor usaha besar seperti laundry atau perusahaan merupakan pelanggaran yang akan ditindak.

Selain itu, pemerintah juga fokus pada tiga aspek utama, yakni ketersediaan, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga. Di Jawa Tengah sendiri, terdapat sekitar 54.235 pangkalan elpiji atau sekitar 21 persen dari total pangkalan nasional, dengan rata-rata enam pangkalan di setiap desa atau kelurahan.

Pengawasan distribusi turut melibatkan pemerintah kabupaten/kota agar penyaluran berjalan optimal. Luthfi menegaskan, tindakan tegas akan diambil terhadap praktik ilegal seperti penimbunan atau penyuntikan gas.

Sementara itu, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menjaga distribusi elpiji dan BBM tetap lancar.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak dan tidak berlebihan. Selain itu, masyarakat diminta aktif melaporkan jika menemukan praktik ilegal agar dapat segera ditindak sesuai hukum yang berlaku. (*)

LAINNYA