Tanah Gerak di Jangli Semarang Semakin Parah, 15 Rumah Terdampak

waktu baca 1 menit
Selasa, 10 Feb 2026 10:23 12 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Fenomena tanah gerak kembali melanda Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, yang menyebabkan kerusakan signifikan pada permukiman warga. Pergerakan tanah yang terjadi akhir-akhir ini membuat sejumlah rumah mengalami keretakan bahkan beberapa di antaranya tidak lagi layak huni.

Hingga Senin (9/2/2026), sedikitnya 15 rumah terdampak tanah gerak, dengan 4 rumah di antaranya roboh dan tidak bisa ditempati lagi. Selain itu, fenomena ini juga merusak akses jalan yang menghubungkan kawasan Jangli dengan area sekitar Universitas Diponegoro (Undip).

Warga yang rumahnya rusak terpaksa mengungsi sementara ke lokasi yang lebih aman. Sebagian dari mereka mendirikan tempat pengungsian di Musala Al Amin, sambil membersihkan dan mengevakuasi barang-barang dari dalam rumah yang masih bisa diselamatkan.

Retakan tanah dan kerusakan rumah membuat warga semakin was-was, terutama saat hujan turun. Sejumlah warga terlihat memperbaiki halaman yang retak atau membawa perabotan mereka ke rumah kerabat yang lebih aman.

Peristiwa tanah gerak ini juga memicu permintaan warga agar pihak berwenang mempertimbangkan relokasi atau solusi jangka panjang, mengingat kondisi tanah yang terus berubah dan dikhawatirkan bisa makin parah jika curah hujan tinggi terus berlangsung. (*)

LAINNYA