Tinjau Pengungsi Tanah Bergerak di Tegal, Wagub Taj Yasin Dorong Percepatan Huntara

waktu baca 2 menit
Rabu, 18 Feb 2026 10:39 8 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau para pengungsi korban bencana tanah bergerak di Pondok Pesantren Al Adalah 2 serta posko pengungsian warga di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Selasa malam, 17 Februari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Taj Yasin didampingi istrinya, Nawal Arafah Yasin, berdialog langsung dengan para pengungsi guna memastikan kondisi mereka. Selain itu, bantuan logistik juga disalurkan kepada warga terdampak.

Menurut Taj Yasin, kondisi kesehatan para pengungsi secara umum baik. Namun, ia menegaskan pentingnya mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara), mengingat warga sudah cukup lama tinggal di lokasi pengungsian dan belum merasakan kenyamanan seperti di rumah sendiri.

Ia menjelaskan, kebutuhan huntara mencapai sekitar 900 unit. Hingga saat ini, sebanyak 550 unit telah dibangun, sementara sisanya sekitar 350 unit masih membutuhkan lahan yang aman dan layak.

Pemerintah akan terus mengawal proses tersebut dan mencari solusi terbaik, mengingat sebagian lahan yang tersedia belum direkomendasikan oleh BMKG dan ESDM karena kondisi tanah yang masih labil.

Menjelang Ramadan, Taj Yasin juga berpesan agar para pengungsi yang beragama Islam tetap menjalankan ibadah. Ia memastikan pemerintah melalui Biro Kesra Provinsi Jawa Tengah akan menyiapkan fasilitas ibadah yang memadai, termasuk musala, serta kebutuhan sahur dan buka puasa.

Dalam kesempatan itu, pemerintah provinsi turut menyerahkan bantuan logistik berupa makanan, kebutuhan non-pangan, obat-obatan, vitamin, tas, alat tulis, beras, dan kebutuhan lainnya dengan total nilai mencapai Rp239.315.923.

Sebagai informasi, bencana tanah bergerak mulai terjadi pada Minggu, 1 Februari 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya 2.453 jiwa atau sekitar 596 kepala keluarga mengungsi, serta merusak sekitar 900 rumah. Saat ini, tiga lokasi alternatif relokasi telah disiapkan, yaitu di Desa Padasari, Lebakwangi, dan Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. (*)

LAINNYA