Tiru Pengelolaan Kota Lama Semarang, Wagub DKI Jakarta Rano Karno Lakukan Kunjungan Studi

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Feb 2026 12:42 17 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Kawasan Kota Lama Semarang kembali menegaskan perannya sebagai rujukan nasional dalam pengelolaan kawasan cagar budaya. Pada Sabtu (31/1/2026), Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menerima kunjungan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno untuk melihat langsung keberhasilan revitalisasi kawasan bersejarah yang kini menjadi salah satu destinasi unggulan di Jawa Tengah.

Agustina menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum saling belajar antar daerah. Menurutnya, proses revitalisasi Kota Lama Semarang telah melalui perjalanan panjang dengan tetap menjaga keaslian bangunan bersejarah, sekaligus menghidupkannya sebagai kawasan wisata perkotaan yang berkelanjutan.

“Kunjungan ini menjadi ruang berbagi pengalaman. Revitalisasi Kota Lama tidak hanya soal menjaga bangunan, tetapi juga menjadikannya ruang publik yang hidup dan lestari,” ujar Agustina.

Ia menegaskan, keberhasilan pengelolaan kawasan bersejarah tidak terlepas dari konsistensi tata kelola serta dukungan berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, hingga pelaku ekonomi kreatif menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan kawasan heritage.

Agustina mengapresiasi kehadiran Wakil Gubernur DKI Jakarta yang datang untuk belajar bersama. Menurutnya, kolaborasi lintas wilayah dapat memperkuat posisi Semarang sebagai contoh pengelolaan kawasan bersejarah dan pariwisata berbasis budaya di tingkat nasional.

Lebih lanjut, Agustina menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem revitalisasi kawasan heritage melalui perluasan jejaring kerja sama antar daerah, peningkatan partisipasi masyarakat, serta menjadikan Semarang sebagai pusat konservasi budaya yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi modern.

Ia berharap kerja sama antara Semarang dan Jakarta dapat menginspirasi daerah lain di Indonesia agar lebih peduli terhadap pelestarian sejarah dan budaya lokal.

“Kota Semarang siap menjadi mitra strategis bagi daerah yang ingin mengembangkan kawasan bersejarah yang hidup, lestari, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menjelaskan bahwa Kota Semarang dipilih karena memiliki kemiripan karakter dengan kawasan Kota Tua Jakarta. Ia menilai, Kota Lama Semarang berhasil menghidupkan bangunan bersejarah menjadi ikon pariwisata yang menarik.

“Kami ingin belajar dan menjalin kerja sama dengan Semarang. Jakarta sedang berupaya membenahi Kota Tua, dan kami melihat banyak kesamaan struktur dengan kawasan Kota Lama ini,” ungkap Rano. (*)

LAINNYA