

NALARMEDIA.COM – Kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi ke lokasi longsor di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, pada Rabu (11/3/2026) membawa harapan baru bagi masyarakat setempat agar penanganan bencana dan pemulihan wilayah dapat segera dilakukan.
Pasalnya, peristiwa longsor tersebut menyebabkan ruas jalan Cilibur–Langkap yang menjadi penghubung antar desa dan kecamatan terputus. Jalur tersebut selama ini menjadi akses utama mobilitas warga sekaligus jalur penting bagi aktivitas perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.


Salah satu warga, Subandi, menyampaikan harapan agar langkah penanganan darurat segera dilakukan guna mencegah longsor semakin meluas. Ia juga berharap dilakukan normalisasi Sungai Longkrang yang selama ini menggerus tebing hingga memicu longsor.
“Bangunan amal usaha kami, yaitu SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan, sudah ada yang terbawa longsor. Di dekatnya juga ada TK milik kami. Kami berharap segera ada penanganan agar tidak terjadi longsor susulan,” ujar Subandi yang juga merupakan pengurus Amal Usaha Muhammadiyah.

Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan Ahmad Najib menuturkan bahwa bencana tersebut tidak hanya berdampak pada bangunan sekolah dan proses belajar mengajar, tetapi juga memutus jalur perekonomian masyarakat.
“Kami berharap jalan yang ada bisa diselamatkan karena ini merupakan jalur ekonomi bagi masyarakat Desa Cilibur,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Cilibur, Nur Rohman. Ia menjelaskan bahwa dampak longsor sangat dirasakan oleh warga, mulai dari terganggunya aktivitas ekonomi, akses pendidikan, hingga mobilitas menuju pusat pemerintahan dan sektor pertanian.
“Semua aktivitas menjadi terganggu. Dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Rohman berharap kunjungan Ahmad Luthfi dapat mempercepat upaya perbaikan serta pembangunan kembali akses jalan yang terputus, sehingga kegiatan ekonomi, pendidikan, pertanian, dan aktivitas warga lainnya dapat segera kembali normal.
Ia menjelaskan bahwa jalan tersebut merupakan jalur penghubung antara Desa Cilibur dengan Desa Langkap serta Desa Adisana. Selain itu, jalan itu juga menghubungkan antar kecamatan, yakni Paguyangan menuju Bumiayu dan Paguyangan menuju Sirampog.
“Saat ini akses kendaraan roda empat harus memutar melalui Kecamatan Sirampog tepatnya di Desa Plompong. Sedangkan kendaraan roda dua masih bisa melewati jalur Kaligondok,” jelasnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi yang meninjau langsung lokasi longsor bersama Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyatakan bahwa langkah penanganan cepat telah disiapkan, baik untuk perbaikan jalan maupun rencana relokasi sekolah yang terdampak.
Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana tersebut.
“Jalan ini harus segera diperbaiki. Secara teknis akan dibahas terlebih dahulu karena statusnya jalan kabupaten. Provinsi akan melakukan intervensi, sementara kabupaten menyiapkan alternatif langkah yang bisa diambil,” ujar Ahmad Luthfi saat memberikan arahan dalam rapat tindak lanjut penanganan longsor di Desa Cilibur. (*)
