
Sembilan Tahun Berbagi, PT Sukun Santuni 10 Ribu Anak Yatim di Jawa TengahNALARMEDIA.COM – Komitmen berbagi kembali ditunjukkan PT Sukun Wartono Indonesia melalui program Santunan 10 Ribu Anak Yatim Tahun 2026 yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini merupakan pelaksanaan ke-9 sejak pertama kali diadakan dan terus menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun.
Seksi Keagamaan Yayasan Sukun Wartono Indonesia, Helmi Tasan Wartono, menjelaskan bahwa program tersebut lahir dari kepedulian untuk memberikan perhatian kepada anak-anak yatim. Pada awal pelaksanaannya, kegiatan santunan hanya mencakup lima kota.


Seiring waktu, jangkauan program meluas menjadi 10 kota/kabupaten di Jawa Tengah yang berada di wilayah kantor perwakilan Pati dan Semarang. Daerah yang dikunjungi antara lain Blora, Rembang, Pati, Jepara, Grobogan, Salatiga, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Demak, dan ditutup di Kudus. Rangkaian kegiatan berlangsung mulai 24 Februari hingga 5 Maret 2026.
“Alhamdulillah, ini sudah memasuki tahun ke-9. Amanah untuk memberi perhatian kepada anak-anak yatim terus kami jaga dengan tulus. Dari lima kota, kini berkembang menjadi sepuluh kota. Komitmen ini kami pertahankan setiap tahun,” ujar Helmi.

Ia menambahkan, kesinambungan program ini tidak terlepas dari pesan pendiri perusahaan agar usaha yang dibangun tidak sekadar bertahan, tetapi terus berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat. Nilai tersebut diwujudkan melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
PT Sukun mengusung filosofi Urip Iku Urup, yang bermakna hidup harus memberi cahaya dan manfaat bagi sesama. Prinsip ini menjadi landasan perusahaan dalam menjalankan aktivitas sosialnya.
Pemerintah Kota Semarang melalui Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, M Agus Junaidi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat kepedulian sosial.
“Kami berterima kasih atas kontribusi PT Sukun. Pembangunan Kota Semarang memerlukan sinergi semua pihak, bukan hanya pemerintah,” ujarnya.
Ia menilai, program santunan yang rutin digelar setiap tahun tersebut sejalan dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus digaungkan Pemkot Semarang. Peran dunia usaha dalam kegiatan sosial juga dinilai memberikan dampak positif, khususnya bagi anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan.
Program Santunan 10 Ribu Anak Yatim ini menyasar 10 kota/kabupaten di Jawa Tengah, dengan masing-masing daerah menerima santunan untuk 1.000 anak.
Melalui kegiatan ini, PT Sukun menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis harus sejalan dengan kepedulian sosial, sehingga keberadaan perusahaan tidak hanya sekadar eksis, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. (*)
