Wali Kota Agustina Apresiasi Prestasi Guru Asal Semarang sebagai Juara Lomba Cipta Mars MTQ Nasional

waktu baca 3 menit
Kamis, 21 Mei 2026 22:33 9 Fajrul Amien

NALARMEDIA.COM – Menjelang penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31, Kota Semarang kembali mencetak prestasi membanggakan. Kementerian Agama Republik Indonesia menobatkan Sri Husodo, seorang Guru Seni Musik dari SMP Nasima Semarang, sebagai Juara I dalam Lomba Cipta Lagu atau Mars MTQ Tingkat Nasional.

Merespon pencapaian ini, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi. Agustina menyebut kemenangan Sri Husodo memberi tanda kuat bahwa ajang MTQ Nasional tahun ini akan sangat merepresentasikan identitas khas Kota Semarang.

“Ini kabar yang sangat membanggakan. Saya mengucapkan selamat kepada Pak Sri Husodo atas prestasi luar biasa ini. Kita patut bersyukur, karena tuan rumahnya Kota Semarang, pemenangnya juga putra terbaik Kota Semarang. Ini semakin menegaskan bahwa MTQ Nasional ke-31 nanti benar-benar bernuansa Semarang, bukan hanya tempat penyelenggaraannya, tetapi juga ruh kreatif yang mengiringinya lahir dari kota ini,” ungkap Agustina pada Rabu (20/5).

Agustina juga menambahkan bahwa prestasi ini membuktikan kemampuan sumber daya kreatif Kota Semarang dalam menciptakan karya inspiratif yang mampu bersaing di panggung nasional.

Di sisi lain, Sri Husodo atau yang akrab mendapat sapaan Dodo, merasa sangat bersyukur atas keberhasilannya. Dodo menaruh harapan besar agar karya mars miliknya bisa memompa semangat seluruh peserta MTQ Nasional dari berbagai penjuru daerah di Indonesia.

“Saya bersyukur, senang bisa juara satu. Karya itu nantinya bermanfaat karena MTQ Nasional akan dilaksanakan di Kota Semarang September mendatang, dan lagu itu Insyaa Allah akan digunakan untuk acara tersebut,” tutur guru seni musik SMP Nasima tersebut.

Lebih lanjut, Dodo menguraikan bahwa mars ciptaannya mengusung pesan untuk membangun generasi Qur’ani. Pesan dalam lagu ini ia buat sangat selaras dengan tema utama acara, yakni Bersama dalam Harmoni, Rukun Menjaga Bumi.

“Spiritnya menyemangati generasi Qur’ani. Nilai-nilai Al-Qur’an sangat bermanfaat untuk menjaga lingkungan dan semesta raya. Semua itu saya masukkan ke dalam marsnya,” paparnya.

Sang pencipta lagu juga ingin karyanya mampu menginspirasi para peserta untuk terus menyebarkan kebaikan.

“Harapannya lagu itu bisa menginspirasi banyak orang, terutama menyemangati peserta MTQ seluruh Indonesia. Dengan mendengarkan lagu itu, peserta bisa semangat menebar kebaikan di muka bumi sesuai temanya,” tambahnya.

Sementara itu, Abu Rokhmad selaku Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, menegaskan tujuan penyelenggaraan kompetisi ini. Pihaknya menjadikan lomba cipta mars sebagai langkah strategis untuk memperluas syiar Al-Qur’an melalui pendekatan seni yang inspiratif serta merajut ikatan kebersamaan.

“Kementerian Agama berharap, ke depan semakin banyak karya kreatif yang lahir dari masyarakat untuk mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan yang inklusif dan membangun. Lomba ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara dakwah dan kreativitas dalam menyongsong MTQ Nasional ke-31 di Jawa Tengah,” pungkasnya.

LAINNYA