Seremoni penyerahan trofi Piala Dunia 2026 dihadiri Donald Trump. NALARMEDIA.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendapat sorakan cemooh dari penonton saat menghadiri seremoni penyerahan trofi Piala Dunia 2026. Insiden ini terjadi sesaat setelah Spanyol memastikan gelar juara dengan menaklukkan Argentina pada laga final, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Selepas pertandingan berakhir, Trump berjalan memasuki area stadion bersama Presiden FIFA, Gianni Infantino. Sorakan bernada negatif langsung menggema dari arah tribun saat ia melangkah keluar dari lorong menuju panggung sementara.
Di atas panggung kehormatan tersebut, Trump dan Infantino bergabung dengan dua pemimpin negara tuan rumah lainnya. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, dan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, turut hadir mewakili negara masing-masing.
Meski penyerahan trofi utama menjadi tugas pihak lain, Trump mendapat peran penting dalam prosesi tersebut. Ia bertugas membagikan dan mengalungkan medali secara langsung ke leher para pemain.
Presiden FIFA Gianni Infantino pada akhirnya bertugas menyerahkan trofi juara kepada kapten Spanyol, Rodri. Namun, Trump menjadi satu-satunya kepala negara dari tiga tuan rumah yang tetap berdiri di atas panggung tepat saat momen pengangkatan piala tersebut berlangsung.

Rencana keterlibatan Trump dalam seremoni puncak ini sebenarnya sudah terkonfirmasi sejak bulan lalu. Infantino sebelumnya menyatakan bahwa ia dan Trump akan menikmati laga final bersama sekaligus ikut berpartisipasi dalam penyerahan trofi kepada tim juara.
Keterlibatan Trump dalam acara sepak bola internasional bukan hal baru. Ia pernah menjalankan peran serupa pada seremoni penyerahan trofi Piala Dunia Antarklub musim panas lalu, dengan berdiri di barisan depan ketika Chelsea mengangkat piala.
Kedekatan Trump dengan Infantino serta dugaan pengaruh besarnya di tubuh FIFA kerap memicu kritik tajam. Sorotan negatif ini mengalir dari internal Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) maupun berbagai pihak internasional lainnya.
Sebelumnya, Trump sempat mengklaim ikut berperan dalam pencabutan sanksi penangguhan penyerang Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun. Di sisi lain, Timnas Belgia juga sempat melontarkan sindiran keras kepada skuad Amerika Serikat dan Trump usai menyingkirkan mereka di babak 16 besar.