Peringati HAN 2026, Pemprov Jateng Tegaskan Perlindungan Anak Sebagai Investasi Masa Depan

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Jul 2026 16:29 15 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menggelar upacara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42. Acara khidmat ini berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, pada Kamis (23/7/2026).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar, hadir memimpin jalannya upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan pidato tertulis dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi.

Peringatan HAN ke-42 tahun ini mengusung tema besar “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”. Tema ini menegaskan kembali posisi anak yang bukan sekadar objek penderita. Anak merupakan subjek utama pembangunan yang memiliki hak suara dan kebebasan berpartisipasi sesuai dengan tingkat kematangan mereka.

Asisten Pemerintahan dan Kesra menyatakan, investasi bangsa ini bukan semata-mata pada pembangunan infrastruktur, melainkan pada setiap anak Indonesia.

“Ketika seluruh pihak bersatu melindungi anak dan memastikan hak-haknya terpenuhi, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi masa depan bangsa yang lebih maju, adil, dan berkelanjutan,” ucapnya.

Guna memperkuat benteng perlindungan anak, pemerintah resmi meluncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas RANA). Program ini mengintegrasikan berbagai langkah strategis, mulai dari upaya pencegahan kekerasan, penguatan ketahanan keluarga, keamanan ruang digital, hingga penanganan respons cepat untuk kasus-kasus kekerasan pada anak. Pemerintah juga terus memperluas semangat ini melalui kampanye Berlian (Bersama Lindungi Anak).

Pemerintah turut menetapkan tagline resmi “Sayang Anak Sayang Indonesia” untuk menyemarakkan peringatan tahun ini. Masyarakat luas bisa ikut menggemakan kampanye perlindungan anak di ruang digital dengan menggunakan tagar pendukung #HariAnakNasional2026 dan #SayangAnakSayangIndonesia.

Peringatan HAN 2026 ini menonjolkan delapan nilai utama yang wajib tertanam kuat dalam karakter setiap anak Indonesia. Kedelapan nilai tersebut meliputi sikap berakhlak mulia, bahagia, peduli, berani, cerdas, solidaritas, aman, dan bertanggung jawab.

Dalam pelaksanaannya, penyelenggara berpedoman pada lima prinsip dasar untuk merancang seluruh rangkaian kegiatan HAN. Prinsip tersebut adalah ramah anak, desentralisasi, apresiatif, partisipatif dan kolaboratif, serta berdampak. Pendekatan ini bertujuan memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi proses tumbuh kembang anak.

Menutup penyampaiannya, Iwanuddin mengajak seluruh anak Indonesia untuk berani angkat bicara jika menghadapi tindak kekerasan di lingkungan sekitar mereka.

“Kalian berhak untuk aman dan bahagia di rumah, sekolah, ruang publik, maupun di dunia digital. Berbeda itu biasa, dan berteman itu luar biasa. Jika kalian merasa tidak nyaman atau mengalami kekerasan, jangan diam. Ceritakan kepada orang dewasa yang kalian percaya, atau hubungi layanan SAPA 129. Negara akan selalu hadir untuk kalian,” ucap Asisten Pemerintahan dan Kesra.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA