Kejurcab FORBASI Semarang.NALARMEDIA.COM – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, terus memacu perkembangan olahraga baris-berbaris agar masuk ke dalam ekosistem olahraga masyarakat secara masif. Ia menilai aktivitas fisik ini sangat ampuh untuk membentuk karakter disiplin, konsentrasi, jiwa kepemimpinan, kerja sama tim, hingga melatih rasa tanggung jawab generasi muda.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Didik Dwihartono, membacakan pesan motivasi Wali Kota tersebut saat meresmikan Kejuaraan Cabang Federasi Olahraga Baris-Berbaris Indonesia (Kejurcab FORBASI) Kota Semarang 2026, pada Minggu (30/8/2026).
Panitia menggelar Kejurcab ini lewat kolaborasi erat antara FORBASI Kota Semarang dan SMK Penerbangan Kota Semarang. Kompetisi ini sukses menarik antusiasme 24 pangkalan yang bersaing ketat, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), menengah pertama (SMP), menengah atas/kejuruan (SMA/SMK), hingga kategori Purna atau umum.
Wali Kota memberikan apresiasi tinggi kepada FORBASI dan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Semarang yang konsisten menyediakan wadah bagi masyarakat untuk berolahraga.
“Pemerintah Kota Semarang memang ingin olahraga semakin dekat dengan warga. Bukan hanya melalui olahraga bersih tetapi tetapi juga melalui berbagai komunitas dan aktivitas olahraga yang dapat diikuti oleh masyarakat. Dan hari ini kita melihat salah satunya adalah melalui olahraga baris berbaris,” ujar Agustina dalam sambutan yang dibacakan Didik.
Agustina memandang baris-berbaris bukan sekadar ajang pamer gerakan seragam dan kerapian barisan. Ia menegaskan bahwa setiap anggota pasukan memikul peran dan tanggung jawab yang saling mengikat satu sama lain.
Para peserta wajib mematuhi aba-aba dan menyelaraskan gerakan dalam satu ritme yang padu. Sedikit saja ada kesalahan dari satu orang, maka gerakan seluruh kelompok akan rusak secara keseluruhan.
“Di situlah peserta belajar disiplin, konsentrasi, kepemimpinan, kerja sama, dan tanggung jawab,” lanjutnya.
Oleh sebab itu, Agustina mendesak semua pihak untuk membangun ekosistem pembinaan olahraga di Kota Semarang secara gotong royong dan berkelanjutan. Ia secara khusus meminta pengurus FORBASI untuk rutin menggelar kompetisi lanjutan agar peserta bisa terus mengasah kemampuan.
“Jangan berhenti pada satu kejuaraan. Berikan anak-anak kita kesempatan untuk terus berlatih, bertanding, dan berkembang,” tegasnya.
Menutup pesannya, Agustina mengimbau seluruh peserta untuk bertanding secara serius, menghargai keputusan juri dan tim lawan, merawat kekompakan, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas di arena pertandingan.
“Karena yang kita cari dari olahraga bukan hanya siapa yang berdiri paling tinggi di podium, kita ingin anak-anak Kota Semarang tumbuh menjadi generasi yang sehat, disiplin, tangguh, percaya diri, dan mampu bekerja sama,” pungkas Agustina.
Sementara itu, Ketua FORBASI Kota Semarang, Abdul Majid, menegaskan bahwa Kejurcab 2026 ini berfungsi sebagai ajang seleksi ketat untuk mencari wakil terbaik Kota Semarang di kancah provinsi.
“Pemenang – pemenang yang menang di kejuaraan ini akan mewakili FORBASI Kota Semarang untuk berlaga di pertandingan FORBASI Jawa Tengah di Kejurda atau kejuaraan daerah,” ujar Abdul Majid.
Pengurus FORBASI akan menyaring perwakilan terbaik dari total 24 pangkalan yang bertanding untuk melaju ke Kejurda FORBASI Jawa Tengah.
“Peserta nanti yang menang yang dikirim oleh FORBASI Kota Semarang ke Kejurda sebanyak satu SD, satu SMP, satu SMA, SMK, dan tiga untuk tingkat Purna,” jelasnya.
Tidak hanya membidik panggung Kejurda, FORBASI juga memproyeksikan para jawara Kejurcab ini untuk unjuk gigi mewakili Kota Semarang pada ajang bergengsi Festival Olahraga Daerah (FORDA) garapan KORMI.
“Selain dikirim untuk ke Kejorda, Kejurcab kali ini adalah pemenangnya akan dikirim untuk mewakili Kota Semarang menuju FORDA atau Festival Olahraga Daerah yang diselenggarakan oleh KORMI,” ungkap Abdul Majid.
Menurut rencana, KORMI akan menggulirkan perhelatan FORDA di Kota Semarang sekitar bulan November atau Desember mendatang. Adanya jenjang kompetisi menuju Kejurda dan FORDA ini diharapkan mampu memacu semangat peserta untuk terus berprestasi melalui jalur olahraga baris-berbaris.