Penerbangan Kembali Normal, Wagub Taj Yasin Pastikan Jateng Siap Sambut Kafilah MTQ Nasional

waktu baca 3 menit
Rabu, 9 Sep 2026 16:07 13 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Otoritas penerbangan resmi membuka kembali sejumlah bandara dan rute penerbangan di berbagai daerah di Indonesia. Sebelumnya, pihak pengelola terpaksa menutup layanan udara ini untuk menghindari risiko bahaya akibat paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Merespons kabar baik tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam menyambut kedatangan para kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Ia menaruh harapan besar agar proses mobilisasi peserta dari berbagai penjuru nusantara menuju Jawa Tengah berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

“Untuk gangguan penerbangan akibat aktivitas vulkanik, alhamdulillah hari ini sudah dibuka,” kata Taj Yasin di sela acara peluncuran Program Kapulaga di Desa Butuh Kidul, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Selasa, 8 September 2026.

Kendati pergerakan udara telah kembali normal, Taj Yasin memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah tetap menyiagakan langkah antisipasi. Tim pemerintah bersiap menghadapi potensi penutupan bandara secara mendadak atau insidental apabila aktivitas vulkanik kembali mengalami peningkatan.

Sebagai langkah preventif, Pemprov Jateng intensif menjalin koordinasi dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesia beserta pihak pengelola bandara. Kolaborasi ini bertujuan merumuskan strategi jitu guna memastikan mobilitas kafilah tetap aman meski terjadi gangguan penerbangan susulan.

“Kemarin saya sudah menyampaikan kepada Garuda juga, kalau memang nanti ada penutupan yang sifatnya insidental, kita nanti akan bikin rute yang senyaman mungkin untuk kafilah,” ujarnya.

Taj Yasin menyoroti gangguan penerbangan sebelumnya yang sempat melumpuhkan mobilitas dari berbagai wilayah. Tercatat, rombongan kafilah dari sekitar 10 provinsi harus menelan pil pahit akibat gangguan jadwal terbang yang melintasi rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Mengantisipasi skenario terburuk, pemerintah akan langsung mengarahkan penerbangan kafilah melalui rute alternatif jika otoritas kembali menutup bandara utama. Skema taktis ini akan mengoptimalkan pemanfaatan bandara-bandara penunjang terdekat.

“Kalau nanti ada penutupan beberapa bandara, mereka harus dialihkan. Mungkin akan ada transit-transit di bandara-bandara penunjang,” katanya.

Maskapai Garuda Indonesia bersama pengelola bandara akan memfasilitasi penuh pengaturan rute alternatif tersebut. Pemerintah merancang skema mitigasi ini agar ancaman abu vulkanik tidak sampai menjegal langkah kafilah menuju lokasi pergelaran MTQ di Jawa Tengah.

Tidak sekadar mematangkan skenario transportasi, Pemprov Jateng juga sukses melobi Garuda Indonesia untuk memberikan fasilitas khusus bagi peserta MTQ. Maskapai penerbangan pelat merah tersebut sepakat memberikan potongan harga tiket bagi seluruh kafilah yang terbang menuju Jawa Tengah.

Taj Yasin menguraikan bahwa besaran diskon tiket tersebut akan menyesuaikan dengan jarak daerah asal masing-masing kafilah. Di samping itu, Garuda Indonesia turut mengerahkan armada tambahan dengan membuka satu jadwal penerbangan ekstra menuju Jawa Tengah demi mendongkrak kelancaran pergerakan peserta.

“Kami ucapkan terima kasih dan ada penambahan satu flight Garuda ke Jawa Tengah,” katanya.

Pemprov Jateng terus memacu koordinasi lintas sektor demi menjamin seluruh rangkaian pergelaran MTQ Nasional, mulai dari tahap kedatangan hingga kepulangan kafilah, berlangsung sukses dan tertib.

Taj Yasin menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu menempatkan keselamatan para penumpang sebagai prioritas tertinggi dalam menyikapi ancaman gangguan penerbangan akibat bencana vulkanik.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA