Sabet Tiga Penghargaan UI GreenMetric 2026, UNDIP Kunci Peringkat Kedua Tujuh Tahun Berturut-turut

waktu baca 3 menit
Kamis, 17 Sep 2026 13:37 11 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Universitas Diponegoro (UNDIP) menegaskan kembali komitmennya dalam membangun kampus berkelanjutan setelah sukses mempertahankan posisi runner-up pada ajang UI GreenMetric Sustainable University Rankings (UIGM SUR) Indonesia 2026. Keberhasilan ini membuktikan konsistensi luar biasa dari kampus berkode UNDIP tersebut. Pasalnya, UNDIP sukses mengunci peringkat kedua nasional sebagai perguruan tinggi paling berkelanjutan selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2020 hingga 2026.

Panitia UI GreenMetric menggelar seremoni Pengumuman dan Penganugerahan UIGM SUR Indonesia 2026 di Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Selasa (15/9/2026). Perhelatan akbar yang menunjuk UGM sebagai tuan rumah ini menghadirkan ratusan perwakilan perguruan tinggi peserta dari seluruh penjuru Tanah Air.

Tak sekadar mengamankan trofi runner-up nasional, UNDIP juga memborong dua penghargaan khusus. Kampus ini keluar sebagai perguruan tinggi paling berkelanjutan pada kategori Energi dan Perubahan Iklim serta sektor Transportasi.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyebut raihan manis ini sebagai buah manis dari sinergi dan kerja keras seluruh elemen civitas akademika. Ia mengakui bahwa menjaga posisi papan atas secara konsisten membutuhkan komitmen ekstra dari setiap unit kerja di lingkungan kampus.

“Alhamdulillah, tahun ini kita bisa mempertahankan peringkat kedua. Saya rasa ini tidak mudah. Capaian ini merupakan kerja luar biasa dari Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global, teman-teman di rektorat, unit, fakultas, departemen, program studi, serta seluruh keluarga besar Universitas Diponegoro,” ujar Prof. Suharnomo.

Di luar persaingan angka dan peringkat, Prof. Suharnomo menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai keberlanjutan ke dalam nadi kehidupan sehari-hari seluruh insan UNDIP.

“Kita tidak hanya ingin ini sekadar mendapatkan juara dua. Kita ingin keberlanjutan ini terinternalisasi dan menjadi bagian dari seluruh insan Universitas Diponegoro. Kita ingin ini menjadi gaya hidup yang green untuk menuju sustainability ke depan,” jelasnya.

UNDIP terus meluncurkan ragam program konkret demi memperkokoh penerapan prinsip ramah lingkungan di area kampus. Sebagai contoh, universitas telah mencanangkan gerakan UNDIP Zero Waste untuk mengoptimalkan sistem pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Sementara di sektor mobilitas, UNDIP menghadirkan armada 220 unit E-Bike UNDIP. Peluncuran fasilitas sepeda listrik ini bertujuan menekan emisi sekaligus menciptakan ekosistem transportasi kampus yang bersih dan rendah karbon.

“Tahun lalu kita mendeklarasikan UNDIP Zero Waste. Tahun ini kita memperbaiki transportasi dengan adanya 220 E-Bike UNDIP. Saya rasa ini menjadi gebrakan bagi kita,” kata Prof. Suharnomo.

Menyongsong masa depan, UNDIP berkomitmen mempertajam program-program hijau dengan terus memedomani indikator UI GreenMetric. Langkah strategis ini tidak semata-mata mengincar posisi puncak pemeringkatan, melainkan demi menanamkan praktik keberlanjutan secara permanen dalam tata kelola dan kehidupan akademik kampus.

“Tahun depan, mudah-mudahan dengan mengacu pada arahan UI GreenMetric, kita dapat menghadirkan gebrakan baru lagi untuk tetap mempertahankan posisi ini, lebih-lebih bisa naik ke peringkat satu. Mudah-mudahan, meskipun itu sangat susah dan sulit, yang paling utama adalah ini menjadi gaya hidup bagi kita untuk menjamin sustainability,” pungkasnya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA