Kenali, Cegah, dan Lawan Bullying: Mahasiswa KKN Posko 157 UIN Walisongo Semarang Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di MI NU 65 Gebanganom

waktu baca 3 menit
Kamis, 17 Sep 2026 16:35 12 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Kegiatan edukasi mengenai bullying menjadi salah satu bentuk kontribusi Mahasiswa KKN Posko 157 UIN Walisongo Semarang melalui Divisi Pendidikan dan Keagamaan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa. Melalui kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying di MI NU 65 Gebanganom, Mahasiswa KKN Posko 157 UIN Walisongo Semarang mengajak siswa kelas 1 hingga kelas 6 untuk mengenali bullying, memahami dampaknya, serta mengetahui langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menghadapinya.

Dalam kegiatan tersebut, Mahasiswa KKN Posko 157 UIN Walisongo Semarang memberikan penjelasan mengenai apa itu bullying dan bagaimana perilaku tersebut dapat terjadi di lingkungan sekitar. Bullying dijelaskan sebagai tindakan yang dilakukan secara sengaja untuk membuat orang lain merasa tidak nyaman, baik melalui ucapan, tindakan, maupun perlakuan sosial tertentu yang dilakukan secara berulang.

Selain pengertian bullying, siswa juga diperkenalkan dengan beberapa jenis bullying yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang diberikan mencakup bullying verbal, seperti ejekan atau hinaan, serta bullying sosial, seperti mengucilkan seseorang. Mahasiswa juga menjelaskan bahwa bullying dapat dilakukan melalui pesan maupun media sosial.

Siswa kemudian diajak untuk memahami beberapa hal yang dapat menjadi penyebab seseorang melakukan bullying. Dalam materi yang disampaikan, bullying dapat terjadi karena ikut-ikutan teman, menganggap tindakan tersebut sebagai candaan, serta kesulitan dalam mengendalikan emosi. Melalui pembahasan ini, siswa diajak untuk lebih berhati-hati dalam bercanda agar tidak sampai membuat teman merasa tersakiti atau tidak nyaman.

Tidak hanya menjelaskan mengenai bullying, mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai apa yang dapat dilakukan apabila siswa menjadi korban bullying. Siswa diajak untuk berani berkata “STOP”, kemudian pergi ke tempat yang aman dan menceritakan kejadian tersebut kepada orang yang dapat dipercaya.

Sosialisasi juga mengajak siswa untuk tidak hanya diam ketika melihat teman yang sedang dibully. Mahasiswa KKN Posko 157 UIN Walisongo Semarang memberikan langkah sederhana yang dapat dilakukan, yaitu melihat dan menyadari bahwa ada teman yang sedang disakiti, menunjukkan kepedulian dengan tidak ikut menertawakan, menemani teman tersebut, serta melaporkan kejadian kepada guru.

Selanjutnya, Mahasiswa KKN Posko 157 UIN Walisongo Semarang menjelaskan bahwa bullying dapat memberikan dampak terhadap siswa, di antaranya menurunkan rasa percaya diri, memengaruhi hubungan sosial, dan mengurangi kenyamanan dalam belajar. Oleh karena itu, menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying menjadi tanggung jawab bersama, baik siswa maupun orang-orang di lingkungan sekolah.

Sebagai langkah pencegahan, siswa diajak untuk membangun kebiasaan positif dalam berteman, seperti saling menghargai, berani melapor, menjadi teman yang baik, membangun hubungan yang baik, serta memberikan dukungan positif kepada teman.

Melalui kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying ini, Mahasiswa KKN Posko 157 UIN Walisongo Semarang berharap siswa MI NU 65 Gebanganom dapat lebih memahami pentingnya menjaga sikap dan perkataan dalam berinteraksi dengan teman. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan keberanian siswa untuk berkata “tidak” terhadap bullying serta meningkatkan kepedulian terhadap teman di lingkungan sekolah.

Di akhir kegiatan, Mahasiswa KKN Posko 157 UIN Walisongo Semarang menyampaikan pesan sederhana kepada seluruh siswa untuk selalu diingat, yaitu “Kamu berharga.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap siswa berhak dihargai, didukung, dan merasa aman ketika berada di lingkungan sekolah.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA