Dekranasda Jawa Tengah Gelar Event Khusus Ramadhan untuk Dorong UMKM Syariah

waktu baca 3 menit
Kamis, 22 Jan 2026 19:43 53 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sebuah agenda khusus pada bulan Ramadan untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis syariah. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya memperluas jangkauan pasar produk lokal bernilai islami.

Bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, event bertajuk Dekranasda Modest & Iftar Ramadan 2026 akan digelar selama tiga hari, mulai 27 Februari hingga 1 Maret 2026, di The Park Mall Kota Semarang.

Kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai unsur, antara lain organisasi perangkat daerah dan badan usaha milik daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Dekranasda dari 35 kabupaten/kota, pondok pesantren, pelajar SMA dan SMK, serta para pelaku UMKM dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, July Emmylia, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mendorong promosi UMKM syariah, khususnya di sektor modest fashion dan kuliner halal yang saat ini terus mengalami peningkatan minat di masyarakat. Hal itu disampaikan usai audiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin dan Ketua Dekranasda Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan, rangkaian acara akan dikemas secara variatif dan menarik. Mulai dari bazar produk modest dan kuliner syariah dari 35 kabupaten/kota, pergelaran busana Dekranasda, lomba hadroh antar organisasi perangkat daerah dan badan usaha milik daerah, lomba band antar SMA dan SMK, lomba tung-tung sahur, talkshow, hingga pertunjukan seni.

Menurutnya, pameran tersebut akan melibatkan puluhan pelaku UMKM syariah. Sementara untuk fashion show, peserta berasal dari Ketua Dekranasda kabupaten/kota, pimpinan organisasi perangkat daerah perempuan, serta istri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jawa Tengah.

July Emmylia menambahkan, tren modest fashion saat ini terus berkembang dan menjadi pilihan masyarakat. Kondisi tersebut membuka peluang pasar yang luas bagi produk UMKM syariah, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mengembangkan potensi UMKM syariah sebagai bagian dari dukungan terhadap program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin dalam mewujudkan Jawa Tengah sebagai provinsi ramah muslim.

Dekranasda Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai langkah strategis dari hulu hingga hilir, di antaranya revitalisasi galeri Dekranasda, pelatihan membatik siap pakai, pelatihan pemasaran digital, serta program inkubasi bisnis untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli.

Selain itu, Dekranasda juga bekerja sama dengan Bank Indonesia dalam proses kurasi produk guna meningkatkan kualitas UMKM, serta menggandeng perbankan untuk mempermudah akses pembiayaan.

Nawal berharap, melalui event Dekranasda Modest & Iftar Ramadan 2026, UMKM syariah lokal dapat memperoleh ruang promosi yang lebih luas dan berkontribusi pada penguatan ekonomi daerah berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai syariah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menilai gagasan penyelenggaraan event khusus Ramadan tersebut sangat relevan, mengingat Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk muslim terbesar di Indonesia.

Ia juga mendorong Dekranasda Jawa Tengah untuk menampilkan produk UMKM syariah dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan digelar di Jawa Tengah pada September mendatang, sebagai momentum promosi skala nasional. (***)

LAINNYA