Dukung Sineas Nasional, Agustina Wilujeng Perkuat Semarang Kota Sinema

waktu baca 3 menit
Jumat, 24 Jul 2026 13:51 5 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus memantapkan identitas daerahnya sebagai Kota Sinema. Pemkot berkomitmen menyediakan ruang tumbuh yang inklusif bagi para sineas Tanah Air. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menunjukkan komitmen nyata tersebut saat menghadiri acara Meet and Greet dan Nonton Bareng film Takkan Kubiarkan Kau Menangis di XXI Citraland Mall Semarang, Rabu (22/7) malam.

Kehadiran Agustina bersama jajaran Pemkot Semarang, tim produksi, dan para pemeran film menciptakan momentum penting. Pertemuan ini menegaskan kesiapan penuh Kota Semarang untuk tampil sebagai destinasi utama kegiatan produksi perfilman nasional.

Agustina menegaskan bahwa Kota Semarang menawarkan lebih dari sekadar keindahan lanskap visual. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan ekosistem yang matang dan membuka kemudahan kolaborasi bagi para pembuat film. Ia menilai produksi film Takkan Kubiarkan Kau Menangis sukses membuktikan bahwa karakter autentik Semarang sangat cocok menyatu dalam karya sinema nasional.

“Kami sangat terbuka dan siap memberikan dukungan penuh bagi para sineas yang ingin berkarya di kota ini. Kehadiran film Takkan Kubiarkan Kau Menangis menjadi bukti bahwa Kota Semarang memiliki magnet kuat, baik dari sisi sudut kota maupun kesiapan ekosistem kreatifnya untuk mendukung produksi film nasional,” ujarnya.

Wali Kota memastikan Pemkot Semarang akan terus memperluas ruang kolaborasi dengan berbagai rumah produksi dan komunitas film. Ia menaruh harapan besar agar masifnya aktivitas syuting di Semarang mampu memperkuat ekosistem perfilman lokal. Kondisi ini tentunya akan membuka peluang emas bagi talenta daerah untuk ikut unjuk gigi dalam proses produksi.

“Kami berharap kolaborasi dengan para sineas seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga semakin banyak karya hebat lahir dan mengambil latar di Kota Semarang,” imbuhnya.

Merespons dukungan tersebut, aktor utama Ariyo Wahab memberikan apresiasi tinggi atas keterbukaan Pemkot Semarang selama 24 hari proses syuting berjalan. Ia mengakui karakter kuat Kota Semarang sangat membantu para aktor dan kru produksi dalam menghidupkan jiwa dari cerita film tersebut.

“Semarang adalah kota yang sangat autentik dengan karakter yang kuat. Atmosfer kota dan keramahan lingkungan kerjanya sangat mendukung proses kreatif kami selama produksi,” ungkapnya.

Sebagai informasi, film Takkan Kubiarkan Kau Menangis menyuguhkan kisah drama keluarga yang menguras emosi serta membawa pesan moral yang mendalam. Tim produksi merekam gambar di berbagai sudut ikonis Kota Semarang dengan menggandeng para sineas dan talenta lokal. Keterlibatan kru dan pemeran pendukung dari warga setempat sukses menyuntikkan sentuhan budaya khas daerah ke dalam film.

Pemkot Semarang menargetkan penguatan identitas Kota Sinema ini mampu memacu pertumbuhan ekosistem film lokal secara berkelanjutan. Langkah ini sekaligus mendobrak batasan agar para sineas daerah leluasa berkreasi dan mengepakkan sayap hingga ke kancah nasional.

“Melalui penguatan identitas Kota Sinema, kita ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi sineas lokal untuk bertumbuh dan berkiprah di tingkat nasional, sekaligus menggerakkan roda ekonomi kreatif dan pariwisata Kota Semarang,” pungkasnya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA