DWP Jateng Resmikan Dharma Daycare, Hadirkan Layanan Penitipan Anak Berfasilitas Lengkap

waktu baca 3 menit
Selasa, 30 Jun 2026 13:05 59 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, secara resmi membuka layanan penitipan anak Dharma Daycare pada Senin, 29 Juni 2026. Fasilitas milik Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah ini berlokasi strategis di Jalan Menteri Supeno 2B, Kota Semarang.

Pengelola melengkapi Dharma Daycare dengan berbagai fasilitas penunjang yang sangat memadai. Layanan ini menyediakan alat peraga edukatif, kamar mandi dan wastafel khusus seukuran anak-anak, hingga ruang perawatan bayi yang terpisah. Selain itu, DWP Jateng juga menjalin kerja sama dengan dokter gigi dan dokter spesialis anak guna memantau kesehatan para peserta didik secara rutin.

Sumarno menjelaskan bahwa kehadiran Dharma Daycare menunjukkan wujud nyata kontribusi DWP Jawa Tengah dalam membantu pasangan suami istri yang sama-sama bekerja. Para orang tua kini memiliki fasilitas yang aman untuk menitipkan buah hati mereka sembari mendapatkan jaminan pola pengasuhan yang tepat.

“Kami sangat berharap pada Dharma Daycare ini, semua unsur harus terpenuhi, sehingga (bisa menjadi) percontohan untuk daycare yang lain,” katanya.

Lebih lanjut, Sumarno memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Dharma Daycare. Ia menilai lembaga ini sangat serius mendukung pendidikan, mengoptimalkan pola pengasuhan, serta memperhatikan tumbuh kembang dan kesehatan anak secara menyeluruh.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DWP Jateng, Indah Sumarno, turut menjelaskan sejarah fasilitas ini. Sebelumnya, DWP Jateng telah merintis layanan serupa di gedung yang sama, namun pihak pengelola terpaksa menghentikan operasionalnya akibat pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah di tahun ini kita kembali bisa menghidupkan daycare dengan nama yang baru, dan suasana baru. Dharma Daycare adalah nama yang kita pilih sesuai dengan pengelola, yaitu Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Tengah,” ucapnya.

Indah berharap Dharma Daycare mampu menawarkan solusi praktis bagi keluarga pekerja yang ingin menitipkan anak mereka. Pengelola tidak hanya menjaga anak-anak, tetapi juga secara aktif memberikan edukasi pembentukan akhlak serta melatih kemampuan motorik halus dan kasar mereka.

“Sehingga orang tua yang menitipkan merasa tenang dan bisa bekerja dengan maksimal, tidak ada kekhawatiran, dan anak-anak juga dapat teredukasi dengan baik,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa DWP Jateng mendirikan Dharma Daycare dengan mengedepankan misi sosial. Oleh karena itu, pengelola menetapkan biaya penitipan yang sangat bersahabat meski menawarkan fasilitas yang begitu lengkap.

“Untuk saat ini, bagi anak-anak (yang dititipkan, biaya penitipan) full day kita Rp1 juta, sudah termasuk makan siang dan snack sore,” jelasnya.

Ke depannya, DWP Jateng berencana menggandeng tenaga psikolog profesional. Kolaborasi ini bertujuan untuk memantau perkembangan psikologis dan tumbuh kembang anak-anak secara lebih komprehensif.

“Jadi, ketika misalnya ada permasalahan, nanti kita bantu untuk mencari permasalahannya ada di mana, sehingga bisa teratasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak sejak dini,” pungkasnya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA