Gol Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

waktu baca 3 menit
Senin, 20 Jul 2026 15:08 24 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Spanyol berhasil mengunci gelar juara dunia kedua mereka sepanjang sejarah usai menumbangkan Argentina 1-0 pada laga final Piala Dunia FIFA 2026. Bermain di New York, New Jersey, Ferran Torres tampil sebagai pahlawan kemenangan lewat gol penentunya pada menit ke-106.

Skuad asuhan Luis de la Fuente menunjukkan dominasi penuh sejak peluit awal berbunyi. Meski terus menekan, lini serang La Roja harus bersabar hingga babak perpanjangan waktu untuk bisa menjebol gawang Emiliano Martinez yang tampil luar biasa.

Gol penentu kemenangan akhirnya tercipta berkat kerja sama apik lini depan Spanyol. Nico Williams berhasil menyundul umpan silang Pedro Porro di tiang jauh, lalu mengarahkannya kepada Ferran Torres yang langsung melepas tembakan keras ke sudut atas gawang tanpa bisa dicegah Martinez.

Laga yang mempertemukan dua tim teratas peringkat FIFA ini menyajikan intensitas tinggi sejak awal. Lamine Yamal langsung membuka ancaman bagi Spanyol pada menit kelima usai menerima umpan Dani Olmo, namun tembakan rendahnya masih bisa ditepis Martinez.

Spanyol terus mengendalikan permainan, sementara Argentina tampil rapat dan disiplin menahan gempuran. Mikel Oyarzabal dan Marc Cucurella sempat melepas tembakan berbahaya menjelang akhir babak pertama, meski belum membuahkan hasil.

Di sisi lain, pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menghadapi ujian berat ketika dua bek tengah utamanya tumbang. Nicolas Otamendi masuk menggantikan Lisandro Martinez jelang turun minum, menyusul Facundo Medina yang menggantikan Cristian Romero pada menit ke-70.

Lini serang Spanyol semakin agresif pada babak kedua. Yamal, Pau Cubarsi, hingga pemain pengganti seperti Pedri dan Williams bergantian memaksa kiper Argentina bekerja keras melakukan penyelamatan akrobatik.

Dominasi Spanyol membuat Argentina nyaris tak berkutik. Juara bertahan yang sebelumnya sukses mencetak 19 gol sepanjang turnamen ini bahkan gagal mencatat satu pun percobaan tembakan selama 90 menit waktu normal.

Situasi Argentina semakin memburuk saat memasuki babak perpanjangan waktu. Enzo Fernandez harus mandi lebih cepat karena menerima kartu kuning kedua usai melanggar Cubarsi pada menit ke-93.

Meski bermain dengan sepuluh orang, Argentina terus berjuang menahan gempuran. Wasit sempat menganulir dua gol dari Williams dan Torres sebelum akhirnya Torres benar-benar memastikan kemenangan Spanyol dan membawa timnya kembali ke puncak dunia.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, tidak bisa menyembunyikan rasa harunya melihat perjuangan keras anak asuhnya sepanjang turnamen bergengsi ini.

“Saya merasa sangat bangga dengan generasi pemain sepak bola ini yang telah tumbuh dengan ide ini, membuatnya lebih baik dan memberi kami contoh sebuah kelompok, sebuah keluarga. Mereka adalah pemain dengan bakat luar biasa. Bagi saya, merupakan suatu kehormatan untuk menemani mereka dalam perjalanan ini. Saya sangat emosional, mengingat kembali. Kami telah banyak berbicara dengan para pemain. Kami telah memenangkan segalanya, dan itu luar biasa. Mereka adalah generasi pemain sepak bola yang menjadi sumber kebanggaan bagi Spanyol. Bersama-sama, kami lebih kuat.”

Sang pelatih juga memuji ketangguhan kiper Argentina, meski ia meyakini timnya layak menang lebih cepat.

“Saya pikir pertandingan seharusnya sudah ditentukan lebih awal. Penyelamatan hebat Dibu mencegah kami menang lebih cepat, tetapi ini adalah final Piala Dunia dan, bahkan dengan sepuluh pemain di akhir pertandingan, Anda harus berjuang,” tegas De la Fuente.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA