Gubernur Jateng Ahmad Luthfi buka Kejuaraan Tinju Nasional perebutan Sabuk Emas di Surakarta. NALARMEDIA.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bertekad kuat mengembalikan masa kejayaan olahraga tinju di wilayahnya dengan memperbanyak perhelatan kejuaraan. Ia mewujudkan komitmen tersebut secara langsung saat membuka Kejuaraan Tinju Nasional perebutan Sabuk Emas Gubernur Jawa Tengah dan Sabuk Emas Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) di Hotel Sahid Jaya, Kota Surakarta, pada Sabtu (4/7/2026).
Luthfi menaruh harapan besar agar gelaran kompetisi bergengsi ini mampu menjadi momentum kebangkitan olahraga adu jotos tersebut di Jawa Tengah. Ia sangat optimistis karena provinsi ini memiliki melimpah ruah atlet potensial dan fasilitas sasana latihan.
Ia meyakini bahwa porsi latihan intensif para atlet akan membentuk karakter mereka menjadi pribadi yang jauh lebih disiplin dan tegas. Selain itu, kehadiran iklim kompetisi yang sehat otomatis akan melatih jiwa sportivitas setiap petarung di atas ring.

“Selamat bertanding untuk para petinju kita. Semoga ini menjadi titik awal dalam rangka mencetak para petarung di wilayah kita,” ujarnya.
Pada momentum istimewa tersebut, Luthfi juga mendorong Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Jawa Tengah untuk lebih rajin menyelenggarakan kejuaraan. Ia menyarankan ATI untuk menggandeng para kepala daerah agar bisa menggelar turnamen serupa di berbagai penjuru kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.
Gubernur menambahkan, keberadaan berbagai event olahraga ini pastinya akan mendongkrak sektor pariwisata olahraga (sport tourism) di Jawa Tengah. Menurutnya, gaya hidup masyarakat modern saat ini sudah sangat lekat dengan aktivitas berolahraga.
Pada kesempatan sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) ATI Jawa Tengah, Asri Purwanti, menegaskan bahwa perhelatan ini menjadi langkah konkret asosiasi untuk kembali mengangkat pamor tinju di provinsinya.
Publik tentu masih mengingat dengan jelas bagaimana Jawa Tengah pernah melahirkan sederet petinju tangguh kelas nasional hingga internasional, salah satunya adalah sosok legendaris Chris John.

“Dukungan dari Gubernur dan Pemprov Jateng sangat penting. Kami ingin tinju menjadi prioritas juga di Jawa Tengah karena saya melihat saat ini agak tenggelam,” ujarnya.
Asri berkomitmen akan terus merangkul seluruh pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menggelar agenda tinju secara rutin dan berkelanjutan.
“Kami berharap Jawa Tengah mempunyai atlet-atlet yang bisa bertanding tingkat nasional. Melalui event ini, kita mencari bibit-bibit unggul atlet tinju Jawa Tengah,” jelasnya.