Iswar Apresiasi Pendampingan Mahasiswa Soegijapranata Catholic University, UMKM Naik Kelas dan Kebanjiran Pesanan

waktu baca 2 menit
Selasa, 30 Jun 2026 16:52 54 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, membuka rangkaian kegiatan Expo, Talkshow, dan Workshop KKU/KKS/KKN Tematik yang diselenggarakan Soegijapranata Catholic University di Kampus 1, Selasa (30/6). Kegiatan tersebut menampilkan hasil pendampingan yang dilakukan 810 mahasiswa kepada 104 pelaku usaha mikro, 27 kelompok PKK tingkat RT di Kota Semarang, serta empat SMA selama dua bulan pelaksanaan program Kuliah Kerja Usaha (KKU), Kuliah Kerja Sinergis (KKS), dan KKN Tematik pada semester genap tahun akademik 2025/2026.

Dalam sambutannya, Iswar Aminuddin mengapresiasi hasil pendampingan yang diberikan mahasiswa kepada pelaku UMKM dan kelompok PKK. Menurutnya, program tersebut mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Bahkan, beberapa pelaku UMKM mengaku sempat menolak pesanan karena kapasitas produksi mereka belum mampu memenuhi lonjakan permintaan pasar setelah memperoleh pendampingan dari mahasiswa.

“Ini adalah sebuah peluang yang sangat besar bahwa ternyata permintaan masyarakat dari hasil karya nyata anak-anak mahasiswa membuat mereka kewalahan menerima order dari konsumen,” ujar Iswar.

Melihat kondisi tersebut, Iswar menilai pendampingan terhadap UMKM perlu terus dikembangkan. Menurutnya, program serupa tidak hanya perlu berfokus pada penguatan pemasaran, tetapi juga harus membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi agar mampu memenuhi permintaan pasar dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Iswar mengaitkan program pengabdian masyarakat yang dijalankan perguruan tinggi dengan strategi Pemerintah Kota Semarang dalam memperkuat kawasan aglomerasi. Ia mendorong Soegijapranata Catholic University untuk memperluas cakupan pelaksanaan KKN hingga menjangkau desa-desa di sekitar Kota Semarang sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan pertumbuhan ekonomi di wilayah penyangga.

“Kami mengkhawatirkan terjadinya urban sprawl, pertumbuhan yang tiba-tiba dan tidak terencana di kawasan pinggiran. Untuk itu desa-desa sekitar Kota Semarang juga perlu diberdayakan agar ekonominya turut terjaga,” kata Iswar.

Ia menjelaskan, penguatan ekonomi di kawasan penyangga menjadi langkah penting untuk mengurangi tekanan urbanisasi yang tidak terkendali menuju pusat Kota Semarang. Upaya tersebut sekaligus diharapkan mampu mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh kawasan aglomerasi.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Rektor Soegijapranata Catholic University Setiawan Aji Nugroho dan Kepala LPPM Trihoni Nalesti Dewi. Dalam expo itu, panitia menghadirkan 136 stan yang menampilkan hasil pendampingan terhadap UMKM, kelompok PKK, dan SMA binaan mahasiswa KKN. Iswar turut menyampaikan apresiasi kepada Soegijapranata Catholic University yang dinilainya konsisten menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata, tidak sekadar menghasilkan kajian akademik di lingkungan kampus.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA