Lebaran Penuh Makna, Anak Panti Rasakan Kebahagiaan Bersama Luthfi

waktu baca 2 menit
Minggu, 22 Mar 2026 16:21 11 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM — Suasana Wisma Perdamaian, Kota Semarang, pada hari pertama Idulfitri 2026, Sabtu, 21 Maret 2026, dipenuhi keceriaan. Tawa dan canda anak-anak panti asuhan mewarnai kebersamaan yang berlangsung hangat di tempat tersebut.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut berbaur dan bercengkerama dengan anak-anak panti serta penyandang disabilitas yang hadir.

Salah satu anak dari Panti Pelayanan Sosial Anak Woro Wiloso Salatiga, Dahnia Eka Putri, mengaku momen lebaran tahun ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Jika biasanya ia merayakan Idulfitri di lingkungan panti, kali ini ia berkesempatan merayakannya bersama gubernur.

Ia mengungkapkan rasa bahagianya bisa bertemu langsung dengan Ahmad Luthfi sekaligus merasakan suasana baru di luar kota. Menurutnya, kesempatan seperti ini sangat jarang terjadi dan menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Dahnia menuturkan, sejak pertengahan Ramadan ia sudah menantikan momen tersebut, terutama setelah mengikuti kegiatan buka bersama yang juga dihadiri gubernur. Ia bahkan telah mempersiapkan diri sejak pagi hari ketika mengetahui akan ikut dalam acara tersebut.

Selain itu, ia juga berharap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi melalui program beasiswa yang sempat disampaikan gubernur. Harapan tersebut ia sampaikan dengan penuh semangat dan optimisme.

Kepala Panti Pelayanan Sosial Anak Woro Wiloso Salatiga, Heksasari Ratna Dewi, menyebut kegiatan lebaran bersama ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada anak-anak panti. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat berarti karena membuka kesempatan bagi anak-anak untuk merasakan pengalaman di luar lingkungan panti.

Ia juga menyampaikan bahwa selama ini perhatian dan kasih sayang yang diterima anak-anak lebih banyak berasal dari pengasuh di panti, sehingga momen seperti ini menjadi sangat berharga.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan oleh para penyandang disabilitas yang hadir. Muhammad Hilal Huda dari Yayasan Rumah Difabel Indonesia mengaku senang bisa merayakan Idulfitri bersama gubernur.

Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kesempatan tersebut, sekaligus menyampaikan harapan agar ke depan Kota Semarang dan Jawa Tengah semakin ramah serta inklusif bagi penyandang disabilitas.

Menurutnya, sosok Ahmad Luthfi dikenal tegas namun tetap ramah dan terbuka untuk berdiskusi. Ia juga mengapresiasi sikap gubernur yang menyapa para penyandang disabilitas dengan hangat dan penuh perhatian. (*)

LAINNYA
x