Menuju MTQ Nasional 2026, Pemkot Semarang Siapkan Program Resik Masjid hingga Wisata Religi

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Apr 2026 11:12 11 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Kota Semarang terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11–21 September 2026.

Beragam langkah strategis kini mulai disusun secara terarah, mulai dari penyiapan sarana dan prasarana, kesiapan lokasi pelaksanaan, hingga penyambutan kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa salah satu program utama dalam menyambut ajang nasional tersebut adalah gerakan kebersihan tempat ibadah, khususnya masjid.

Menurutnya, program ini tidak sekadar simbolis, tetapi menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, masyarakat, hingga pengelola tempat ibadah.

Peluncuran gerakan tersebut direncanakan berlangsung pada Sabtu (25/4), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang. Program ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga mendekati pelaksanaan MTQ.

Melalui langkah ini, seluruh masjid di Kota Semarang ditargetkan berada dalam kondisi bersih, tertata, dan nyaman digunakan oleh para peserta dari berbagai daerah.

Tak hanya berfokus pada kesiapan utama, Pemkot Semarang juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung guna memeriahkan suasana sekaligus mendorong pergerakan ekonomi daerah.

Beberapa agenda yang akan digelar antara lain lomba rebana tingkat nasional, expo kaligrafi Islami, pameran kuliner halal khas Semarang, serta IKM Awards yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan rangkaian kegiatan MTQ.

Untuk memberikan pengalaman lebih bagi para tamu, pemerintah juga menyiapkan paket wisata terintegrasi yang dikemas secara profesional. Paket tersebut meliputi wisata religi, wisata heritage, hingga program walk in tour yang dirancang untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan sejarah Kota Semarang.

Pengembangan paket wisata ini dilakukan melalui kerja sama antara Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan pengalaman yang tidak hanya berfokus pada kegiatan lomba, tetapi juga menghadirkan kenyamanan bagi para pengunjung dalam menikmati destinasi unggulan kota.

Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya penguatan konsep wisata ramah muslim yang tengah dikembangkan, termasuk peningkatan fasilitas ibadah, penataan kawasan wisata, serta layanan yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan.

Kesiapan Kota Semarang sebagai tuan rumah tidak hanya ditunjukkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui upaya membangun citra sebagai kota yang bersih, ramah, dan religius.

Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.

Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, Kota Semarang optimistis mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta dan tamu. Ajang MTQ ini diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat persatuan, serta memperkenalkan potensi daerah di tingkat nasional. (*)

LAINNYA