Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

waktu baca 3 menit
Rabu, 16 Sep 2026 21:01 21 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Unggahan foto bersama antara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mendadak menyedot perhatian publik di media sosial. Kedua kepala daerah ini secara kompak memajang potret saat duduk berdampingan, hingga memancing ribuan warganet membanjiri kolom komentar dengan nada gurauan lokasi cinta (cinlok) hingga doa agar keduanya berjodoh.

Momen keakraban tersebut terpampang jelas di akun Instagram resmi milik Gubernur Ahmad Luthfi (@ahmadluthfi_official) dan akun Gubernur Sherly Tjoanda (@s_tjo). Gubernur Sherly mengunggah deretan foto tersebut terlebih dahulu pada Senin (15/9/2026) sore.

Dalam unggahan tersebut, Gubernur Sherly membagikan total 11 foto kegiatan. Dari puluhan bingkai potret itu, tiga di antaranya menampilkan momen khusus saat ia duduk berdampingan dengan Gubernur Ahmad Luthfi.

Di sekeliling mereka, tampak hadir pula Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mengapit susunan tempat duduk tersebut.

Tak berselang lama, akun Gubernur Ahmad Luthfi menyusul dengan membagikan unggahan serupa. Mantan Kapolda Jateng ini bahkan memilih foto saat duduk berdampingan dengan Sherly sebagai gambar utama di halaman depan unggahannya.

Aksi saling mengunggah foto ini langsung memikat respons luar biasa dari pengguna Instagram. Ratusan ribu tanda suka dan ribuan komentar terus mengalir deras. Banyak warganet yang secara terbuka mendoakan keduanya agar menjalin hubungan asmara, mengingat kedua pejabat publik ini sama-sama menyandang status single.

“Duda dan janda premium limited edition. Cocok…,” komentar akun @pakdejateng.

“Pak Luthfi cocok ya sama bu Sherly yang cantik banget,” komentar akun @kanarajanitra.

“Pak titip salam buat bu Sherly nggih pak,” tulis @ulfiyam sambil membubuhkan emoticon love.

“Fotonya bagus,” tullis akun @aji_prasetyo.

“Mumpung lagi jomblo… gerak cepat selak direbut koko koko,” tulis akun @adnanbrsl.

Momen kebersamaan tersebut rupanya tercipta saat kedua gubernur menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pimpinan DPR RI dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta. Forum resmi tersebut mengharuskan setiap kepala daerah memaparkan kondisi serta dinamika isu agraria di wilayah kepemimpinan masing-masing.

Dalam kesempatan paparan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa jajarannya terus memperketat perlindungan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Langkah ini menjadi prioritas utama Pemprov Jateng demi mengamankan produktivitas pangan daerah sekaligus menopang ketahanan pangan nasional.

Berdasarkan pemaparan data, Jawa Tengah mengelola bentangan lahan pertanian seluas 1,5 juta hektare. Lewat optimasi lahan tersebut, Jateng berhasil memanen hampir 11 juta ton gabah kering giling (GKG) pada 2025 lalu atau berkontribusi sebesar 15,6 persen terhadap pasokan nasional. Untuk tahun 2026, Pemprov Jateng memasang target produksi padi sebesar 10,5 juta ton hingga penutupan tahun.

“Sawah hilang tidak mungkin akan kembali. Kita perlu mempertahankan luas lahan pertanian, agar jangan sampai beralih fungsi,” tegas Luthfi.

Luthfi menambahkan bahwa penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Jawa Tengah saat ini telah melampaui target minimum 87 persen yang ditetapkan oleh Kementerian ATR/BPN. Meski demikian, ia mengakui bahwa penetapan kawasan hijau di beberapa wilayah perkotaan masih menghadapi kendala akibat makin terbatasnya ketersediaan lahan.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA