Operasi Candi Digelar, Banyak Pengendara Motor Nekat Lawan Arus di KendalNALARMEDIA.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kendal terus mengintensifkan upaya menciptakan keamanan dan kenyamanan berlalu lintas melalui pelaksanaan Operasi Candi. Salah satu fokus utama dalam operasi ini adalah penindakan terhadap pelanggaran kasat mata, terutama pengendara sepeda motor yang nekat melawan arus lalu lintas.
Operasi Candi digelar di Jalan Lingkar Kaliwungu Pantura, Kabupaten Kendal, Kamis (5/2/2026) sore. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kendal, Ipda Very Okta Dwi Saputra, bersama sejumlah petugas yang melakukan penyisiran selama sekitar satu jam.
Dalam operasi tersebut, petugas mendapati banyak pengendara sepeda motor yang melawan arus. Bahkan, sebagian pelanggar berupaya menghindari petugas dengan memutar balik secara mendadak atau mencari tempat persembunyian.
“Terlihat cukup banyak pengendara yang melanggar. Saat satu pengendara kami hentikan, yang lain langsung kocar-kacir dan berbalik arah. Ada juga yang sengaja masuk ke minimarket untuk bersembunyi, tetap kami datangi dan kami beri teguran,” ujar Ipda Very di lokasi kegiatan.
Ia menjelaskan, mayoritas pelanggar merupakan pekerja dan pelajar yang pulang beraktivitas. Mereka kerap memilih jalur dari arah barat ke timur dengan cara melawan arus demi mempersingkat jarak tempuh.
Selain pelanggaran melawan arus, petugas juga menindak pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar SNI serta pengendara yang berboncengan lebih dari dua orang. Seluruh pelanggaran tersebut didokumentasikan menggunakan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile melalui kamera handheld.
“Penindakan dilakukan secara langsung dengan ETLE Mobile, sehingga semua pelanggaran terdokumentasi secara transparan dan objektif,” tegasnya. Para pelanggar menerima cetakan barcode yang dapat dipindai untuk pengisian data diri serta pembayaran denda secara daring.
Salah satu pengendara yang terjaring operasi, Imanuel, seorang mahasiswa, mengaku terkejut saat dihentikan petugas. Ia kedapatan melawan arus dan berboncengan tanpa menggunakan helm.
“Biasanya memang lewat sini lawan arah karena malas kalau harus memutar jauh,” akunya.
Dalam operasi singkat tersebut, Satlantas Polres Kendal berhasil menindak sebanyak 10 kendaraan roda dua. Meski banyak pengendara sempat menghindar, petugas tetap mengedepankan pendekatan edukatif dengan memberikan imbauan agar pelanggaran serupa tidak kembali terulang.
Satlantas Polres Kendal mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi surat kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, serta menggunakan helm demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. (*)